LANGIT7.ID-Roma; Petenis andalan China, Zheng Qinwen meraih kemenangan pertamanya atas petenis No. 1 dunia Aryna Sabalenka dalam tujuh kali pertemuan mereka, kali ini di Roma. Dengan skor 6-4, 6-3, Zheng melaju ke semifinal sambil menunjukkan permainan dominan dari awal hingga akhir. Ia berhasil menyelamatkan semua break point yang dihadapinya dan memecah servis Sabalenka tiga kali.
Seperti kutipan ikonik almarhum juara tenis Vitas Gerulaitis: "Tidak ada yang bisa mengalahkan Zheng Qinwen tujuh kali berturut-turut." Pada upaya ketujuhnya, sang juara Olimpiade akhirnya mencatatkan kemenangan pertamanya atas Sabalenka di Internazionali BNL d'Italia, Rabu (15/5).
Sebelumnya, Zheng belum sekalipun menang dalam enam pertemuan mereka—semua di lapangan keras—dan juga belum pernah melampaui babak perempat final di Roma. Namun, dalam 1 jam 37 menit, ia memutus kedua tren negatif itu. Ia menggagalkan lima break point yang dihadapi sekaligus tiga kali memecah servis Sabalenka.
![Zheng Qinwen Bertarung Lawan Coco Gauff di Semifinal Roma Master Setelah Tumbangkan Sabalenka Secara Kejam]()
Setelah tiga game pertama berjalan dengan servis masing-masing, Zheng tak pernah tertinggal lagi. Di game keempat set pertama yang menegangkan, ia menyelamatkan dua break point Sabalenka sebelum akhirnya menyamakan kedudukan 2-2. Ia lalu memecah servis Sabalenka tanpa balas di game kelima dan terus mengendalikan permainan, menyerahkan kekalahan pertama Sabalenka dari pemain Top 10 musim ini (sebelumnya 6-0).
Ketangguhan Zheng benar-benar teruji di penghujung set kedua. Meski sempat gagal memanfaatkan dua peluang break untuk memimpin 4-1, serta empat kesempatan lagi untuk unggul 5-2, ia tetap tenang. Saat Sabalenka hampir menyamakan kedudukan 4-4 dengan dua break point, Zheng yang kini berada di peringkat 8 dunia berhasil menggagalkan keduanya.
Zheng menjadi petenis wanita kedua asal Tiongkok yang mencapai semifinal Roma setelah Li Na (runner-up 2012). Di semifinal, ia akan berhadapan dengan petenis unggulan ke-4, Coco Gauff, untuk memperebutkan tiket final WTA 1000 keduanya.(*/saf/wtatour)
(lam)