LANGIT7.ID-Kemungkinan finis di posisi 16 klasemen akhir musim, gagal di Europa League, satu-satunya harapan tersisa, ternyata tak menyurutkan tekad Pelatih Manchester United, Ruben Amorim.
Sosok asal Portugal ini menegaskan tak akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Amorim mengatakannya usai malam final Europa League 2025, di mana MU kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di Bilbao.
“Saya tidak akan berhenti," tegasnya dikutip dari The Sun.
“Saya yakin dengan pekerjaan saya dan saya tidak akan mengubah apa pun.
“Jika dewan direksi atau fans merasa bahwa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi keesokan harinya tanpa ada pembicaraan mengenai kompensasi," imbuhnya.
MU sebenarnya menjadi favorit juara Europa League 2025 dengan hasil-hasil impresif yang didapatkan sebelumnya dalam perjalanan ke final.
Baca juga: Kata-kata Son Heung-min usai Juara Europa League 2025: Saya Adalah Seorang LegendaTapi, gol semata wayang Brennan Johson di menit 42 nyatanya menjadi kekecewaan mendalam MU. Tottenham menjadi juara Euroa League untuk mengakhiri penantian mereka selama 17 tahun. Kemenangan 1-0 di Bilbao tersebut mengakhiri dahaga trofi Spurs selama bertahun-tahun.
Finis di posisi terendah Sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson pada 2013, MU juga akan mengalami finis terendahnya di kompetisi Liga Primer Inggris.
Saat ini MU ada di peringkat 16 klasemen. Bukan posisi yang seharusnya didapatkan tim sebesar dan sepopuler MU.
Padahal dalam lima musim terakhir, MU setidaknya selalu finis di peringkat 8 besar. Dengan pencapaian terbaik sebagai runner-up pada musim 2021, kalah dari Manchester City.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi MU memasuki musim depan. Akankah bisa mengubah keadaan atau akan semakin terpuruk bersama Amorim, jika terus dipertahankan.(*)
(hbd)