Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home masjid detail berita

Adab Haji Agar Memperoleh Haji yang Mabrur: Disunnahkan Menulis Wasiat

miftah yusufpati Sabtu, 24 Mei 2025 - 05:15 WIB
Adab Haji Agar Memperoleh Haji yang Mabrur: Disunnahkan Menulis Wasiat
Salah satu adab haji adalah disunnahkan baginya menulis wasiatnya. Ilustrasi: Gulf News
LANGIT7.ID-Syaikh Said bin Ali bin Wahf al-Qahthani, dalam bukunya yang berjudul "Min Adab Al-Haju", menyebutkan berbagai adab yang seharusnya diketahui dan diamalkan oleh orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Adab-adab ini bertujuan agar seseorang dapat memperoleh umrah yang diterima dan haji yang mabrur serta penuh berkah. Jumlahnya sangat banyak, mencakup adab yang bersifat wajib maupun sunnah.

Adapun contoh-contoh adab tersebut salah satunya adalah disunnahkan baginya menulis wasiatnya, dan segala yang terkait hak dan kewajibannya, ajal (umur) ada di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

إِنَّ الله عِندَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ الله عَلِيمٌ خَبِيرٌ

"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS Luqman/31:34)

Baca juga: 5 Adab Haji Agar Memperoleh Haji yang Mabrur Menurut Al-Qathani

Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُرِيدُ أَنْ يُوصَى فِيهِ يَبِيتُ لَيْلَتَيْنِ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُ

“Tidak ada hak bagi seorang muslim yang dia ingin berwasiat padanya yang berlalu dua malam kecuali wasiatnya tertulis di sisinya.” (Muttafaqun ‘alaih dari hadits Ibnu Umar Radhiyallahu anhu: al-Bukhari, kitab wasiat, bab wasiat no. 2738, dan Muslim, kitab wasiat no. 1627).

Dia bersaksi atasnya, membayar hutangnya, mengembalikan titipan kepada pemiliknya atau meminta ijin kepada mereka agar tetap padanya.

Adab haji dan umrah lainnya adalah dianjurkan agar ia berpesan (berwasiat) kepada keluarganya agar selalu bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan ia merupakan wasiat generasi pertama dan terakhir:

وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُواْ الله وَإِن تَكْفُرُواْ فَإِنَّ لله مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَانَ الله غَنِيًّا حَمِيدًا

…dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertaqwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang dibumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. [an-Nisaa/4:131]

Selanjutnya, berusaha dalam memilih teman yang shalih dan dari penuntut ilmu syar’i. Maka sesungguhnya hal ini termasuk sebab mendapat taufik dan tidak terjerumus dalam kesalahan di tengah perjalanan, saat haji dan umrahnya. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang menurut agama temannya, maka hendaklah salah seorang darimu melihat siapakah yang ditemani.” (HR Ab Daud)

Baca juga: Adab Haji Sederhana, Hindari Hal-Hal yang Merusaknya

Dan sabdanya Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لا تُصَاحِبْ إِلَّا مُؤْمِنًا، وَلا يَأْكُلْ طعَامَكَ إِلَّا تَقِيٌّ

“Janganlah engkau berteman kecuali orang yang beriman dan janganlah memakan makananmu kecuali orang yang taqwa.” [HR Abu Daud]

Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan teman yang shalih itu bagaikan orang yang membawa minyak wangi dan teman yang jahat seperti orang yang meniup pandai besi.[HR Abu Daud]

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)