Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Geger di Raja Ampat: Izin Pertambangan Dihentikan di Lokasi Snorkeling Wisata Terkenal Yang Sudah Masuk Geopark

tim langit 7 Kamis, 12 Juni 2025 - 21:28 WIB
Geger di Raja Ampat: Izin Pertambangan Dihentikan di Lokasi Snorkeling Wisata Terkenal Yang Sudah Masuk Geopark
LANGIT7.ID-Papua; Kawasan Raja Ampat ini menjadi rumah bagi 75% spesies karang dunia dan lebih dari 1.600 jenis ikan.

Itulah sebabnya ketika di sekitar area dijadikan ladang pertambangan Nikel, akhirnya memicu kegaduhan tidak hanya di Indonesia, tetapi di luar negeri ikut memberi perhatian karena kawasan Raja Ampat masuk Geopark yang diakui Unesco.

Maka, Indonesia telah menghentikan sementara operasi pertambangan nikel di empat lokasi di Raja Ampat, destinasi wisata populer yang terkenal untuk diving dan snorkeling.

Keputusan ini diumumkan pada Selasa oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, yang menyatakan bahwa pemerintah telah mencabut izin operasi pertambangan setelah rapat kabinet di Jakarta.

Raja Ampat, terletak di Provinsi Papua Barat Daya, membentang hampir 20.000 kilometer persegi dan memiliki 75% spesies karang dunia serta lebih dari 1.600 spesies ikan.

Kawasan ini ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark dengan zona konservasi laut yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Geger di Raja Ampat: Izin Pertambangan Dihentikan di Lokasi Snorkeling Wisata Terkenal Yang Sudah Masuk Geopark

Lahadalia mengatakan keputusan ini didasarkan pada investigasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup, yang mengungkap "beberapa pelanggaran dalam konteks lingkungan" oleh empat perusahaan pemegang izin tambang di Raja Ampat.

Keempat perusahaan tersebut belum memulai operasi nikel karena gagal mendapatkan persetujuan pemerintah untuk Rencana Kerja dan Anggaran Biaya mereka.

Minggu lalu, Greenpeace Indonesia dan Pemuda Papua menggelar protes damai selama Indonesia Critical Minerals Conference & Expo. Mereka menuntut penutupan lima perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Raja Ampat, termasuk PT Gag Nikel, anak perusahaan BUMN PT Aneka Tambang.

Pemerintah menghentikan sementara operasi pertambangan nikel di empat dari lima perusahaan tersebut.

Perusahaan kelima, Gag Nikel, diizinkan melanjutkan operasinya di Pulau Gag karena berada di luar kawasan geopark, kata Lahadalia. Pulau Gag terletak sekitar 42 kilometer di barat Piyanemo, spot diving terkenal di Raja Ampat.

Gag Nikel memiliki area konsesi seluas 130 kilometer persegi. Perusahaan ini memproduksi sekitar tiga juta metrik ton nikel basah pada 2024 dan diperkirakan menghasilkan jumlah yang sama pada 2025 dan 2026.

Lahadalia menyatakan Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah memerintahkannya, bersama menteri lingkungan dan kehutanan, untuk memantau secara ketat operasi pertambangan Gag Nikel.

"Kami sangat serius dalam upaya melindungi lingkungan di Raja Ampat," ujarnya.

"Kami ingin menghasilkan nikel yang ramah lingkungan dan memenuhi standar dunia."

Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dan bertujuan mendominasi pasokan nikel global. Bijih nikelnya terletak di deposit dangkal yang mudah diakses setelah hutan dibuka.

Pada 2023, negara ini menyumbang lebih dari separuh pasokan nikel global. Menurut S&P Global Commodity Insights, Indonesia telah meningkatkan jumlah smelter nikel dari dua menjadi 27 dalam satu dekade terakhir dan berencana membuka 22 smelter lagi.

Nikel sebelumnya dikenal sebagai bahan pembuat stainless steel, tetapi permintaannya melonjak setelah digunakan produsen mobil seperti Tesla untuk baterai kendaraan listrik dan produsen baterai besar untuk proyek listrik bersih.

Pertumbuhan pesat industri nikel Indonesia telah menyebabkan degradasi lingkungan di beberapa wilayah di Pulau Sulawesi, kata kampanye hutan Greenpeace Iqbal Damanik.

"Sekarang pertambangan nikel juga mengancam Raja Ampat, tempat yang sering disebut sebagai surga terakhir di Bumi," katanya.

Menurut Greenpeace Indonesia, lebih dari 500 hektar hutan dan vegetasi telah dibuka untuk tambang nikel di pulau-pulau kecil Papua Barat seperti Gag, Kawe, dan Manuran.

Ketiga pulau tersebut dikategorikan sebagai pulau kecil. Undang-undang Indonesia tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil melarang pertambangan karena dapat menyebabkan erosi tanah dan sedimentasi yang membahayakan terumbu karang dan ekosistem laut.(*/saf/independent)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)