LANGIT7.ID - Seiring dengan pemakaiannya, mobil tentu akan mengalami berbagai permasalahan. Salah satu masalah yang sering dialami mobil adalah pada bagian suspensinya.
Apalagi pada mobil-mobil yang sudah cukup berumur seperti mobil bekas. Masalah pada suspensi di mobil bekas ini biasanya terjadi seperti bantingan suspensi yang terlalu empuk.
Jika suspensi mobil bekas sudah terlalu empuk, artinya komponen suspensi yaitu shockbreaker sudah harus diganti dengan yang baru.
Bantingan suspensi mobil yang terlalu empuk ini bisa terjadi karena berbagai macam hal. Contohnya karena mobil yang bagian kolongnya jarang dibersihkan, sehingga banyak kotoran yang menumpuk.
Kotoran tersebut biasanya juga akan menumpuk pada bagian tiang as shockbreaker dan kotoran tersebut bisa membuat sil shockbreaker rusak hingga menimbulkan kebocoran.
Penyebab lain dari bantingan suspensi mobil bekas yang terlalu empuk ini juga bisa terjadi karena kondisi jalan yang sering dilewati.
Contohnya, mobil terlalu sering dikendarai pada kondisi jalan yang rusak. Hal ini mengakibatkan usia shockbreaker mobil menjadi lebih pendek jika dibandingkan dengan mobil yang sering melewati jalan mulus.
Tak hanya dua hal di atas, bantingan suspensi mobil yang terlalu empuk ini juga bisa disebabkan oleh hal lainnya, yaitu mobil terlalu sering membawa beban yang terlalu berat.
Beban yang terlalu berat akan memaksa suspensi mobil bekerja lebih keras dari biasanya, sehingga usia pakainya akan menjadi lebih pendek dari suspensi yang digunakan untuk membawa beban standar.
Nah, itulah tadi beberapa penyebab bantingan suspensi mobil bekas yang terlalu empuk. Setelah mengetahui apa saja yang membuat bantingan suspensi mobil bekas terlalu empuk, kamu bisa menghindari beberapa hal di atas.(*)
(hbd)