LANGIT7.ID-Jakarta; Sepanjang Januari hingga November 2025, preferensi konsumen di pasar mobil bekas Indonesia mengalami pergeseran signifikan yang didorong oleh kebutuhan fungsional. Berdasarkan data internal OLX, Multi Purpose Vehicle (MPV) mengukuhkan diri sebagai jenis kendaraan paling dicari, mengungguli kategori SUV, hatchback, sedan, dan LCGC. Faktor kapasitas kabin yang lapang serta fleksibilitas untuk kebutuhan keluarga menjadi alasan utama Toyota Kijang Innova dan Avanza tetap menjadi tulang punggung pasar.
Dampak dari tren ini mengubah komposisi lima besar mobil bekas terfavorit. Honda CR-V, yang pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024 masih aman di posisi keempat, kini terlempar dari daftar teratas. Posisi puncak klasemen pencarian mutlak dikuasai oleh jajaran produk Toyota, termasuk Fortuner, sementara Honda hanya menyisakan HR-V dan Brio di lingkaran elit tersebut.
Analisis pasar menunjukkan bahwa segmen SUV—meski berada di peringkat kedua terpopuler—mengalami polarisasi minat yang ketat. Konsumen saat ini lebih terbagi ke dalam dua kutub: memilih SUV berkapasitas besar dengan citra tangguh, atau beralih ke SUV kompak yang menawarkan efisiensi dan modernitas. Situasi ini membuat Honda CR-V yang bermain di kelas SUV medium menjadi "terjepit" dan kehilangan momentum pencarian dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara teknis, hilangnya minat pada CR-V bukan disebabkan oleh minimnya kualitas unit. Generasi yang banyak beredar di bursa mobil bekas menawarkan spesifikasi solid dengan opsi mesin 2.000 cc dan 2.400 cc i-VTEC yang dikenal responsif dan halus untuk berbagai medan. Dimensinya yang bongsor (panjang 4.600 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.680 mm) juga menjamin akomodasi luas.
Selain itu, aspek kenyamanan dan keamanan unit ini sebenarnya masih relevan. Kabinnya dirancang ergonomis dengan posisi duduk tinggi dan bagasi lapang. Fitur keselamatannya pun tergolong komplit pada masanya, meliputi pengereman ABS, EBD, kontrol stabilitas, hingga airbag ganda. Namun, kelengkapan tersebut belum cukup untuk melawan arus perubahan selera pasar tahun ini.
(lam)