LANGIT7.ID–Jakarta; Empat pemain naturalisasi resmi memperkuat Timnas Indonesia Putri dalam perjuangan mereka menuju putaran final Piala Asia Putri 2025. Iris de Rouw, Emily Nahon, Felicia de Zeeuw, dan Isa Warps menjadi amunisi anyar yang disiapkan pelatih Satoru Mochizuki untuk menghadapi tantangan di Grup D Kualifikasi yang akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Meski belum pernah melihat secara langsung performa keempat pemain tersebut di kompetisi luar negeri, Mochizuki menyebut sudah memiliki gambaran jelas mengenai kualitas mereka. Penilaian itu didasarkan pada hasil trial yang telah dijalani bersama tim nasional.
“Untuk pemain baru, walaupun belum pernah melihat langsung mereka bermain di Belanda, tapi beberapa kali mereka mengikuti trial jadi mereka sudah bergabung dengan kita. Kita sudah tahu kemampuan mereka dan punya kualitas yang baik, jadi harapannya mereka bisa membantu kami ke depan,” ujar Mochizuki, dikutip Sabtu (21/6/2025).
Pelatih asal Jepang itu juga menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam membentuk skuad nasional. Menurutnya, keberagaman latar belakang pemain justru menjadi kekuatan tersendiri bagi tim.
“Timnas adalah tempat dari berbagai kondisi dan latar belakang di luar sana yang bisa latihan dan main bersama, itu memang wajar di timnas,” tambahnya.
Di tengah persiapan intensif yang terus dimatangkan, komposisi skuad Garuda Pertiwi saat ini masih belum sepenuhnya lengkap. Sejumlah pemain yang sebelumnya tampil di Piala AFF U-19 Putri 2025 belum bergabung, sementara beberapa lainnya masih menjalani kompetisi di luar negeri, termasuk Sheva Imut yang saat ini bermain di Filipina.
Mochizuki pun tak menampik bahwa pertandingan terakhir di Grup D, yaitu menghadapi Taiwan pada 5 Juli mendatang, akan menjadi penentu nasib Timnas Putri. Ia menyebut bahwa lawan satu ini memiliki posisi jauh lebih tinggi dibanding Indonesia, namun tetap menaruh optimisme besar.
“Itu jadi kunci pertandingan kami di babak grup ini, tapi kami juga tetap menargetkan menjadi juara grup karena ingin lolos ke Piala Asia. Jadi tiap hari kami mengingatkan pada pemain, mau orang bilang apa, target kami adalah lolos ke Piala Asia dan berusaha lolos ke Piala Dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Indonesia dijadwalkan membuka pertandingan Grup D melawan Kirgistan pada 26 Juni 2025. Setelah itu, mereka akan berhadapan dengan Pakistan pada 2 Juli, sebelum melakoni laga krusial melawan Taiwan di hari terakhir penyisihan.
Dengan tambahan kekuatan dari pemain diaspora dan semangat inklusivitas yang terus ditanamkan pelatih, Timnas Putri berharap bisa melangkah lebih jauh dan membuka jalan menuju panggung Piala Asia, bahkan Piala Dunia.
(lam)