Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 14 April 2026
home global news detail berita

Serangan Udara Israel Tewaskan Lebih dari 40 Warga Gaza, Perundingan Gencatan Senjata Masih Buntu

nabil Senin, 14 Juli 2025 - 07:01 WIB
Serangan Udara Israel Tewaskan Lebih dari 40 Warga Gaza, Perundingan Gencatan Senjata Masih Buntu
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel pada Minggu (13/7) menewaskan lebih dari 40 warga Palestina. Serangan ini menghantam pasar dan titik distribusi air di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Sudah sepekan delegasi dari Israel dan kelompok Hamas berusaha mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara untuk menghentikan perang yang telah berlangsung selama 21 bulan di Jalur Gaza. Namun, pada Sabtu, kedua pihak saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut dalam pembicaraan tak langsung yang digelar di Doha, Qatar.

Di saat pembicaraan macet, serangan Israel justru terus berlanjut. Sebagian besar dari lebih dua juta warga Gaza telah mengungsi, dan sebagian di antaranya bahkan mengungsi lebih dari sekali sejak perang dimulai.

Baca juga: Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza Mandek, Israel dan Hamas Saling Menyalahkan

Tujuh badan PBB pada Sabtu memperingatkan bahwa pasokan bahan bakar di Gaza telah mencapai “level kritis”, yang mengancam jalannya operasi bantuan kemanusiaan, pelayanan rumah sakit, hingga ketersediaan pangan yang memang sudah memprihatinkan.

Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, mengatakan sedikitnya 43 orang tewas dalam serangan terbaru Israel. Termasuk di antaranya 11 orang yang meninggal saat pasar di Kota Gaza dihantam serangan.

Sebanyak delapan anak-anak termasuk dalam 10 korban tewas akibat serangan drone di titik air di kamp pengungsian Nuseirat, Gaza tengah.

“Kami terbangun oleh suara dua ledakan besar,” kata warga bernama Khaled Rayyan kepada AFP setelah sebuah rumah di Nuseirat hancur. “Tetangga kami dan anak-anaknya tertimbun reruntuhan.”

Warga lain, Mahmud al-Shami, menyerukan agar para perunding segera menyepakati penghentian perang.

“Apa yang terjadi pada kami belum pernah terjadi dalam sejarah umat manusia,” katanya. “Sudah cukup.”

Di Gaza bagian selatan, tiga orang tewas setelah jet Israel menggempur tenda yang menjadi tempat pengungsian warga di kawasan pantai Al-Mawasi, menurut juru bicara pertahanan sipil.

150 Target Diserang dalam 24 Jam

Militer Israel tidak memberikan pernyataan langsung soal serangan terbaru. Namun dalam pernyataan resmi yang dirilis Minggu, militer menyebut bahwa dalam 24 jam terakhir, jet tempurnya menyerang lebih dari 150 target di seluruh Gaza.

Target tersebut meliputi kelompok bersenjata, gudang senjata, serta posisi anti-tank dan penembak jitu, demikian isi pernyataan militer Israel.

Karena adanya pembatasan media dan kesulitan mengakses banyak wilayah di Gaza, AFP tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban maupun detail serangan yang disampaikan oleh pertahanan sipil atau pihak lainnya.

Perang ini dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 ke wilayah Israel yang menyebabkan 1.219 orang tewas, sebagian besar warga sipil, menurut hitungan AFP berdasarkan data resmi.

Dari 251 orang yang disandera Hamas saat itu, 49 masih berada di Gaza. Militer Israel mengatakan, 27 di antaranya diyakini sudah meninggal.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyebut lebih dari 58.026 warga Palestina telah tewas dalam balasan militer Israel, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil. PBB menyatakan data ini sebagai sumber yang dapat dipercaya.

Kekhawatiran Soal Pemindahan Paksa

Negosiasi untuk mencapai gencatan senjata selama 60 hari dan pembebasan sandera masih dalam kondisi genting setelah Israel dan Hamas saling tuding sebagai penghalang tercapainya kesepakatan.

Hamas menuntut penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Gaza. Namun menurut sumber Palestina yang mengetahui isi pembicaraan, Israel justru mengusulkan tetap mempertahankan pasukan di lebih dari 40 persen wilayah Gaza.

Sumber itu juga mengungkap bahwa Israel diduga ingin mendorong ratusan ribu warga Palestina ke wilayah selatan Gaza sebagai langkah awal untuk “memaksa mereka pindah ke Mesir atau negara lain.”

Sementara itu, seorang pejabat senior Israel menyatakan bahwa pihaknya telah menunjukkan “kemauan untuk fleksibel dalam negosiasi, sementara Hamas tetap keras kepala dan terus bertahan pada posisi yang membuat para mediator kesulitan mencapai kemajuan.”

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan siap membahas akhir permanen untuk konflik ini jika gencatan senjata sementara berhasil tercapai. Namun, syaratnya adalah Hamas harus meletakkan senjata.

Di Israel sendiri, ribuan orang berkumpul di Tel Aviv pada Sabtu untuk menuntut pembebasan para sandera.

“Jendela peluang ini... sedang terbuka sekarang dan tidak akan bertahan lama,” kata mantan sandera Eli Sharabi.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 14 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:55
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)