LANGIT7.ID, Pekalongan - Kabupaten Pekalongan memiliki lokasi berkemah di alam, namun tetap nyaman, seperti layaknya menginap di sebuah hotel yakni wisata glamping berkonsep kampung indian.
Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping. Lokasinya berada di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar. Dari Kota Pekalongan, membutuhkan waktu sekita satu jam perjalanan untuk bisa sampai ke sana.
Destinasi wisata bernama La Ranch Glamping tersebut berada di satu jalur desa wisata Lolong, yang memiliki potensi agrowisata kebun durian dan rafting. Wisata glamping yang dibuka pada bulan Maret 2021 itu memiliki area yang cukup luas dan berada di balik bukit.
Di sana, wisatawan akan diajak merasakan seperti kehidupan Indian dan juga sehari menjadi seorang “cowboy”. Ada 12 tenda yang disewakan di sana, terdiri dari tenda indian dan cowboy, dengan sewa per malam masing-masing tenda Rp395 ribu.
Baca juga:
Desa Wisata Cikolelet, Berwisata Sambil Belajar Kerajinan TanganSetiap tenda diisi 2 orang. Akan tetapi pengelola memberi toleransi maksimal 4 orang, untuk memfasilitasi keluarga.
Tenda indian memiliki spesifikasi tidak ada tiang di tengahnya sehingga lebih luas. Sementara untuk tenda cowboy, memiliki tiang di tengah, namun tetap berkelas. Sahabat Langit7 jangan khawatir bakal kepanasan tidur di dalam tenda.
Meski berkonsep wisata yang sederhana, hanya menginap di tenda, tapi tetap memberikan kesan glamour, seperti di hotel karena dilengkapi dengan AC, wifi, kelistrikan, mineral water dan peralatan tidur dan mandi. Pada pagi hari, pengelola juga menyediakan sarapan bagi tamu yang menginap.
“Kita ingin sedikit berbeda. Biasanya konsep lebih ke klasik, dan Eropa. Kita ingin menjadikan momen, kita punya lahan ranch. Konsep yang cocok adalah koboy dan indian,” ujar Supervisor Operasional Ranch Glamping, Agus Setianto.
Baca juga:
Mengenal Cagar Budaya Megalitik Tutari Situs Peradaban PapuaKetika malam hari tiba, jangan khawatir. Karena pengelola juga menyediakan api unggun, untuk lebih menghangatkan badan. Pengunjung juga diberi fasiliras tempat ibadah di musola yang representatif, berada di dekat restoran, dan bisa menampung 30 jamaah.
Bagi yang ingin menjajal berkuda, ada juga di sini. Satu putaran lapangan, dengan didampingi instruktur, pengunjung dikenai tarif Rp20.000. Bagi yang sudah mahir berkuda, dipersilakan untuk naik kuda sendiri, tapi tetap dalam pengawasan instruktur.
Destinasi wisata La Ranch Glamping dibuka pada pukul 11.00-20.00 WIB. Sekedar diketahui, glamping merupakan inovasi baru di bidang akomodasi dan pariwisata yang sedang populer beberapa tahun belakagan ini.
Glamping memberikan pengalaman menginap di tenda dengan fasilitas yang tidak kalah mewah dari hotel bintang lima. Bahkan, di beberapa destinasi wisata glamping lainnya seperti di Bogor dan Bali, satu malam bisa bertarif di atas Rp1 juta.
(sof)