LANGIT7.ID-Jakarta; Sepertinya karier Rasmus Hojlund di Manchester United benar-benar di ujung tanduk. Kehadiran Benjamin Sesko di Old Trafford jadi awal dari akhir bagi striker Denmark itu. Apalagi, setelah tidak masuk skuad saat melawan Arsenal di laga pembuka Premier League, semakin jelas kalau Hojlund harus hengkang demi menyelamatkan kariernya.
Beberapa klub kini dikabarkan berminat merekrut pemain 22 tahun tersebut, banyak di antaranya dari luar Inggris dengan liga yang mungkin lebih cocok untuk gaya mainnya. Pertanyaannya: klub mana yang paling masuk akal untuk jadi pelabuhan baru Hojlund?
Menariknya, meskipun sempat ramai dikaitkan, destinasi paling potensial justru bukan AC Milan.
Bayer LeverkusenMemang belum ada kabar jelas yang menghubungkan Leverkusen dengan Hojlund, tapi reuni dengan Erik ten Hag bukan hal mustahil. Ten Hag punya rekam jejak suka membawa pemain yang pernah bekerja sama dengannya, seperti Onana, De Ligt, dan Antony.
Ten Hag-lah yang menyetujui transfer Hojlund ke MU pada 2023, meski akhirnya jadi salah satu keputusan yang ikut memperburuk masa jabatannya. Bisa jadi, Leverkusen tergoda untuk memberi kesempatan lagi.
Borussia DortmundDi Dortmund sebenarnya sudah ada bomber utama, Serhou Guirassy, yang musim lalu bahkan masuk nominasi Ballon d’Or. Tapi seperti biasa, pemain top di Signal Iduna Park sering jadi incaran klub besar lain. Dortmund tentu perlu opsi cadangan.
Rekrut striker Skandinavia juga bukan hal baru bagi mereka—lihat saja bagaimana Erling Haaland bersinar sebelum pindah ke Manchester City. Bukan tak mungkin sejarah terulang dengan Hojlund.
Inter MilanBayangkan jadi pemain buangan di MU, lalu pindah ke klub yang baru saja main di final Liga Champions. Itu mungkin jadi kenyataan bagi Hojlund, karena Inter masuk daftar kandidat serius.
Duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram memang sudah jadi pilihan utama, tapi Hojlund bisa jadi pelapis mewah. Apalagi dia sudah pernah main di Serie A, jadi peluang adaptasinya cukup besar.
Newcastle UnitedUntuk Eddie Howe, ini jelas perjudian besar. Hojlund sudah terbukti kesulitan mencetak gol di Premier League. Jadi mengandalkan dia sebagai pengganti striker utama tentu berisiko.
Namun, Newcastle lagi kepepet. Mereka gagal dapatkan Hugo Ekitike dan Sesko, sementara Brentford masih menahan Yoane Wissa. Kalau opsi semakin menipis, bisa jadi mereka berani ambil risiko dengan Hojlund.
AtalantaCerita klasik: pemain gagal di klub besar, lalu pulang ke klub lama untuk bangkit. Itulah skenario yang mungkin terjadi jika Hojlund kembali ke Atalanta.
Meski dulu hanya sebentar di sana sebelum dibeli MU, Hojlund bisa kembali dengan pengalaman baru dan motivasi membuktikan diri. Atalanta sendiri kekurangan opsi striker, sehingga jalan kembali cukup terbuka.
RB LeipzigHojlund tahu betul Leipzig sedang butuh striker baru—karena Sesko, penggantinya, justru mengambil tempatnya di MU.
Namanya sempat disebut dalam negosiasi transfer Sesko, dan Leipzig kabarnya memang tertarik. Tapi ini bisa jadi pedang bermata dua: kalau tampil lebih buruk dari Sesko, reputasi Hojlund bisa makin jatuh.
AC MilanSetelah jelas Hojlund tidak masuk rencana MU, Milan langsung jadi tim terdepan dalam perburuan. Rumor soal pinjaman dengan opsi beli sempat ramai. MU sebenarnya lebih suka jual permanen, tapi harga jual yang tinggi membuat pinjaman terlihat realistis.
Namun, belakangan peluang Milan berkurang karena klub Italia lain lebih serius mengajukan tawaran.
NapoliNapoli juga jadi opsi menarik, apalagi setelah Romelu Lukaku cedera parah. Antonio Conte kabarnya sudah menyiapkan tawaran untuk Hojlund sebagai pengganti.
Di ruang ganti Napoli juga sudah ada beberapa pemain eks-MU, sehingga adaptasi Hojlund mungkin lebih mudah. Bisa jadi inilah kesempatan emasnya untuk benar-benar melakukan "restart" karier.
(lam)