LANGIT7.ID-Jakarta; NEC harus siap kehilangan Calvin Verdonk. Bek timnas Indonesia itu kini sedang diincar klub Prancis, OSC Lille, yang kabarnya sudah mengajukan tawaran sebesar 3 juta euro. Kabar ini dilaporkan ESPN pada Rabu sore.
Verdonk yang sekarang menjalani periode keduanya di NEC, benar-benar jadi sosok penting di tim. Setelah sebelumnya sempat dipinjamkan, NEC akhirnya merekrutnya secara permanen dari klub Portugal, Famalicão, pada 2022. Sejak Souffian El Karouani pergi setahun kemudian, Verdonk langsung jadi pilihan utama di posisi bek kiri, tapi dia juga bisa dimainkan di tengah pertahanan. Di bawah pelatih baru Dick Schreuder, pemain 28 tahun itu selalu tampil penuh dalam tiga laga awal Eredivisie musim ini.
Penampilannya yang konsisten bikin Lille kepincut. Menurut ESPN, Verdonk disiapkan untuk menggantikan Gabriel Gudmundsson, eks pemain Groningen yang baru saja pindah ke Leeds United. Namun, belum jelas apakah tawaran 3 juta euro itu cukup untuk membuat NEC merelakannya. Hingga kini, Verdonk sudah bermain 164 kali bersama NEC dengan catatan 8 gol dan 9 assist.
Kalau jadi pindah, Verdonk bisa jadi pemain Belanda kesepuluh yang pernah main untuk Lille, setelah nama-nama seperti Mitchel Bakker, Sven Botman, Ricardo Kishna, Anwar El Ghazi, hingga Patrick Kluivert. Klub Ligue 1 itu memang sering belanja dari Eredivisie. Musim lalu, mereka meminjam Chuba Akpom dari Ajax, dan memboyong Osama Sahraoui dari Heerenveen dengan harga 8 juta euro.
Kini, Lille juga siap mengeluarkan dana besar untuk Verdonk. NEC sendiri sebenarnya sudah mencatatkan rekor penjualan musim panas ini setelah melepas Robin Roefs ke Sunderland seharga 10,5 juta euro dan Sontje Hansen ke Middlesbrough dengan harga 3,5 juta euro. Artinya, ini jadi musim panas paling menguntungkan sepanjang sejarah klub.
Kalau Verdonk benar-benar pergi, NEC harus segera mencari bek baru. Kebutuhan itu makin mendesak karena stok pemain belakang mereka saat ini sangat terbatas. (
voetbalprimeur)
(lam)