LANGIT7.ID-Jakarta; MRT Jakarta memastikan layanan kereta tetap berjalan normal meski adanya aksi demonstrasi di kawasan pusat ibu kota. Jadwal operasional tetap mengikuti pola reguler, dengan waktu tunggu 5 menit pada jam sibuk dan 10 menit pada jam non-sibuk.
Meski begitu, pemantauan situasi dilakukan secara intensif agar bisa merespons cepat setiap perkembangan di lapangan. MRT Jakarta juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga kelancaran perjalanan dan kenyamanan penumpang.
Langkah tersebut mencakup penambahan personel di sejumlah stasiun, baik dari petugas keamanan maupun layanan pelanggan, untuk memperkuat pengelolaan arus penumpang. Koordinasi dengan moda transportasi publik lain serta aparat keamanan juga digiatkan.
Jika terjadi kepadatan, rekayasa arus penumpang akan dilakukan, mulai dari pengaturan jalur antrean, pembukaan gate manual tambahan, pengaturan distribusi penumpang di peron, hingga penutupan sementara akses masuk tertentu bila diperlukan. MRT juga menyiapkan prosedur evakuasi penumpang dalam kondisi darurat.
“PT MRT Jakarta berkomitmen untuk memastikan layanan tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna meskipun terdapat potensi peningkatan penumpang imbas situasi eksternal,” ujar Ahmad Pratomo, Plt. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).
Dengan langkah tersebut, MRT Jakarta menegaskan kesiapannya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat meski kondisi ibu kota sedang dipengaruhi dinamika eksternal.
(lam)