LANGIT7.ID-New York;
Final US Open yang digelar pukul 01.00 dini hari benar benar menggemparkan dunia tenis. Bagaimana tidak, final yang mempertemukan dua bintang tenis dunia; Carlos Alcaraz vs Jannik Sinner dikabarkan bakal dihadiri Presiden Amerika, Donald Trump. Kehadiran Trump ini benar benar bikin final grand slam US Open ini menjadi super istimewa.
Carlos Alcaraz menyebut kehadiran kembali Donald Trump di US Open sebagai hal yang "bagus untuk tenis" menyusul rencana Presiden AS tersebut untuk menghadiri final putra di Flushing Meadows.
![Duel Alcaraz VS Jannik Sinner di Final US Open Bikin Geger Dunia Tenis: Presiden AS Donald Trump Ikut Menonton]()
Alcaraz membukikan tempat di final lagi untuk menghadapi rivalnya, Jannik Sinner, di New York setelah mengandaskan Novak Djokovic dalam straight sets. Keduanya akan bertarung untuk ketiga kalinya secara beruntun di sebuah final grand slam.
Trump belum hadir di US Open selama satu dekade, tetapi rencananya akan kembali setelah menerima undangan korporat untuk sebuah suite pada final hari Minggu di Arthur Ashe Stadium.
Presiden itu merupakan pengunjung tetap di beberapa acara olahraga paling bergengsi di dunia, seperti saat menyerahkan piala kepada Chelsea setelah kesuksesan mereka di Piala Dunia Antarklub di New Jersey pada bulan Juli lalu dan sempat muncul dalam perayaan tim.
Alcaraz, sang petenis Spanyol berusia 22 tahun, percaya bahwa kehadiran Trump di finalnya adalah hal yang baik untuk tenis—dan dia menegaskan bahwa ia tidak akan terganggu oleh kehadirannya.
“Saya pikir itu adalah sebuah keistimewaan bagi turnamen untuk memiliki presiden dari setiap negara yang datang untuk mendukung turnamen, mendukung tenis, dan mendukung pertandingan,” kata Alcaraz. “Bagi saya, bermain di depannya... Saya akan berusaha untuk tidak memikirkannya.” “Saya tidak ingin membuat diri saya gugup karenanya,tapi saya pikir dengan menghadiri pertandingan tenis, itu bagus untuk tenis bahwa presiden hadir di final. Namun pada hari Minggu, tugas saya adalah memainkan tenis terbaik saya dan tidak membiarkan hal lain mengganggu.”
Sinner mengatasi masalah cedera untuk melaju mengalahkan Felix Auger-Aliassime dalam empat set dan mengamankan tempatnya untuk kembali berjumpa Alcaraz.
Setelah kalah dari petenis Spanyol itu di final Prancis Terbuka, petenis Italia itu membalas dengan performa gemilang di Wimbledon pada bulan Juli. Sinner saat ini memiliki empat gelar grand slam, sementara rivalnya Alcaraz memiliki lima. Keduanya telah mapan sebagai pemain terbaik di dunia.(*/saf/yahoosports)
(lam)