LANGIT7.ID-, New York - Dua petenis yang selalu menghangatkan dunia tenis belakangan ini,
Carlos Alcaraz dan
Emma Raducanu bikin sensasi lagi. Keduanya telah mendaftar untuk sebuah acara ekshibisi.
Namun berbeda dengan kemitraan
ganda campuran mereka baru-baru ini di AS Terbuka, kali ini mereka tidak akan berada dalam tim yang sama.
Kedua juara Grand Slam tersebut merupakan salah satu pasangan unggulan yang berpartisipasi dalam format baru acara
ganda campuran AS Terbuka, dan kemitraan mereka jelas menciptakan minat ekstra terhadap turnamen tersebut.
Baca juga: Alcaraz Juara US Open Setelah Tumbangkan Sinner, Langsung Rangking 1 Dunia dan Dapat Uang 80 Miliar Namun perjalanan
Alcaraz-Raducanu tidak berlangsung lama karena mereka kalah di babak pertama, dengan skor 4-2, 4-2 dari Jack Draper dan Jessica Pegula dalam turnamen berlangsung cepat itu.
Meski begitu, pengalaman itu jelas menyenangkan bagi semua yang terlibat.
“Seru, jujur saja. Penontonnya, energinya yang ada di sana sangat luar biasa. Arthur Ashe hampir penuh. Aku menyukai atmosfernya, aku menyukai dukungannya, dan aku menyukai formatnya, jujur saja,” kata
Alcaraz.
“Aku hanya bersenang-senang.Itu hebat. Bukan hasil yang kami inginkan. Menurutku kami bisa tampil lebih baik jika persiapan kami lebih matang. Tapi ini tetaplah pengalaman yang bagus.”
Raducanu menambahkan: “Menurutku acara itu sangat sukses. Banyak sekali penggemar yang terlibat, banyak yang menonton dan mengikutinya. Acara itu mendapat banyak perhatian.”
“Menurutku itu ide yang bagus. Dan, ya, aku sangat menikmatinya bermain di lapangan bersama Carlos.”
Kini mereka berdua telah mendaftar untuk acara ekshibisi pascamusim “A Racquet at The Rock” yang akan digelar pada Minggu, 7 Desember di New Jersey, Amerika Serikat.
Baca juga: Duel Alcaraz VS Jannik Sinner di Final US Open Bikin Geger Dunia Tenis: Presiden AS Donald Trump Ikut Menonton Alcaraz telah bermain dalam beberapa pertandingan ekshibisi selama beberapa tahun terakhir, namun ini jelas merupakan langkah yang berbeda bagi Raducanu karena ia sangat jarang bermain di acara-acara seperti ini.
Alcaraz, yang baru saja memenangkan gelar AS Terbuka setelah mengalahkan juara bertahan Jannik Sinner dalam empat set di final, dan Raducanu telah dikonfirmasi akan bermain dalam turnamen tersebut bersama wakil Amerika Serikat Frances Tiafoe dan Amanda Anisimova.
Namun ini bukanlah pertandingan ganda campuran karena
Alcaraz, juara enam kali Grand Slam, akan berhadapan dengan mantan semifinalis AS Terbuka Tiafoe, sementara Raducanu, juara AS Terbuka 2021, akan berhadapan dengan Anisimova.
Anisimova yang berusia 24 tahun mengalami musim 2025 yang brilian dengan meraih gelar WTA 1000 pertamanya di Qatar Open pada Februari, lalu menjadi runner-up di Wimbledon setelah kalah dari Iga Swiatek.
Penampilannya di final Grand Slam berlanjut karena ia juga menjadi runner-up di AS Terbuka, kali ini kalah dari Aryna Sabalenka.
Raducanu dan Anisimova pernah bertemu di Tur WTA sebanyak tiga kali, dan ketiga pertemuan tersebut terjadi pada tahun 2025.
Raducanu, petenis nomor satu Inggris, unggul head-to-head 2-1 setelah menang di Australian Open dan Miami Open, sementara Anisimova memenangkan pertandingan terakhir mereka di Canadian Open.
Baca juga: Alcaraz Lolos Final US Open Setelah Duet Menegangkan Lawan Djokovic, Penonton Dibikin Puas Alcaraz dan Tiafoe juga telah bertemu tiga kali dengan Alcaraz unggul head-to-head 2-1, setelah menang di Wimbledon 2024 dan AS Terbuka 2022, sementara kemenangan Tiafoe terjadi di Barcelona pada 2021.
Tentu saja, bentuk permainan dan keseriusan tidak menjadi prioritas dalam acara ekshibisi karena yang terpenting adalah hiburan.(*/saf/tennis365)
(est)