LANGIT7.ID, Jakarta - Komunitas Muslim Indonesia di Austria yang tergabung dalam 'Warga Pengajian Austria' (Wapena), memprakarsai pembangunan masjid di Wina. Baitullah ini diberinama As Salam.
Masjid As Salam berlokasi di Jalan Rauscherstrasse 7, Wina, Austria. Rumah ibadah ini diresmikan Duta Besar RI untuk Austria, Slovenia dan PBB, Darmansjah Djumala baru-baru ini.
"Kepemilikan masjid baru As Salam Wapena hendaknya tidak hanya dimaknai sekedar memiliki bangunan secara fisik. Tetapi yang lebih penting, bangunan tersebut dapat memancarkan ghirah Islamiyah," ujar Dubes Darmansjah.
Dia berharap masjid tersebut dapat mendukung kegiatan syiar agama Islam yang rahmatan lil'alamin. Apalagi komunitas Warga Pengajian Austria atau Wapena ini aktif mendukung kegiatan pembinaan warga.
"Hal ini kiranya dapat terus dipererat lagi di masa mendatang, terutama setelah adanya masjid baru ini," ujar dia.
Ketua Umum Wapena, Arya Gunawan Usis, menyampaikan bahwa sejak kelahirannya di awal tahun 1990-an silam, Wapena memiliki impian memiliki masjid sendiri. Sejak tahun 2012, masjid Wapena berada di sebuah ruangan yang di sewa di Malfattigasse 18.
Tekad untuk memiliki masjid sendiri tercetus pada tahun 2013. Komunitas ini menggalang dan mengumpulkan donasi untuk tujuan tersebut akhirnya berbuah manis pada tanggal 29 September 2021 ketika disepakati rencana pembelian properti di Wina.
Bangunan dengan luas total 165 meter persegi itu selama sekitar 40 tahun dimiliki oleh satu komunitas keagamaan dan digunakan sebagai gereja.
Selama lima tahun terakhir bangunan itu disewa dan digunakan sebagai kantor oleh salah satu partai politik Austria.
(bal)