LANGIT7.ID-Jakarta; Persiapan Timnas Indonesia jelang dua laga penting di Arab Saudi semakin mendapat perhatian khusus dari PSSI. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah akomodasi tim selama berada di Jeddah. Manajer Timnas, Sumardji, memastikan bahwa pemilihan hotel tidak akan mengikuti rekomendasi resmi dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).
“Federasi sepak bola Arab Saudi memang memberikan rekomendasi soal penginapan. Namun, setelah tim kami meninjau langsung, diputuskan Timnas akan menginap di Hotel Hyatt, bukan di tempat yang disiapkan SAFF,” kata Sumardji dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/10/2025).
Keputusan ini diambil usai tim advance PSSI melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan fasilitas yang dipilih sesuai standar dan kebutuhan skuad Garuda.
Erick Thohir: Prioritas pada KenyamananSebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menegaskan pentingnya memastikan pemain mendapat akomodasi terbaik. Ia menekankan bahwa pilihan untuk tidak menempati hotel rekomendasi panitia bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi menjaga kondisi fisik dan mental skuad.
“Untuk memastikan persiapan berjalan maksimal, kami sengaja mengirim tim advance agar bisa memilih hotel yang sesuai standar dan kebutuhan Timnas,” ujar Erick pada pertengahan September lalu.
Dengan akomodasi yang lebih nyaman, pemain diharapkan bisa fokus penuh dalam latihan serta menjaga kebugaran menjelang pertandingan.
Laga Penting MenantiTimnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Tiga hari kemudian, giliran Irak yang menjadi lawan di arena yang sama pada 11 Oktober.
Pelatih Patrick Kluivert menegaskan bahwa seluruh persiapan diarahkan untuk menghadapi dua laga krusial tersebut. Fokus utama, kata dia, adalah membangun kekuatan fisik dan mental para pemain.
Dengan segala antisipasi yang dilakukan, mulai dari pemilihan hotel hingga strategi teknis, diharapkan skuad Garuda mampu tampil maksimal dan menghindari kendala non-teknis selama berada di Arab Saudi.
(lam)