Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Juli 2026
home global news detail berita

Fadli Zon Gaungkan Diplomasi Budaya Indonesia dan Pasifik dari Gorontalo

tim langit 7 Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:42 WIB
Fadli Zon Gaungkan Diplomasi Budaya Indonesia dan Pasifik dari Gorontalo
LANGIT7.ID-Jakarta; Mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menghadiri kegiatan “Ekspresi Budaya Bajau dalam Bingkai NKRI, dari Boalemo menuju Indonesia-Pacific Cultural Synergy” di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya yang menampilkan kearifan lokal masyarakat Bajau. Ia menilai bahwa acara ini bukan hanya merayakan kekayaan tradisi yang hidup di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menteri juga menekankan pentingnya momentum ini sebagai bagian dari perjalanan budaya Indonesia menuju Indonesia-Pacific Cultural Synergy, yakni sebuah sinergi yang mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Pasifik.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia setelah 79 tahun, pemerintah mendirikan Kementerian Kebudayaan yang berdiri sendiri. Ini adalah wujud komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap pentingnya kebudayaan sebagai pembangunan identitas, jati diri bangsa, dan penguatan industri budaya nasional,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (116/10/2025).

Menbud Fadli Zon menegaskan bahwa Indonesia memiliki megadiversity kebudayaan, bukan sekadar keberagaman biasa, yang membentang dari Aceh hingga Papua. Kekayaan budaya Gorontalo, termasuk ritual adat, seni, situs sejarah, dan kuliner tradisional, merupakan bagian penting dari mosaik kebudayaan nasional.

“Budaya Bajau adalah salah satu kekayaan maritim Nusantara. Mereka memiliki rumah panggung lepa-lepa, tradisi berlayar Bapongka, serta berbagai ritual laut, seperti tiba pina, tiba kaka, dan tiba tamuni yang menunjukkan kedalaman spiritual dan kearifan ekologis masyarakat pesisir. Inilah warisan budaya yang membentuk karakter bangsa bahari,” tutur Menbud Fadli.

Lebih lanjut, Menteri Fadli menjelaskan bahwa budaya maritim Indonesia memiliki keterkaitan erat dengan peradaban di kawasan Pasifik. Melalui program Indonesia-Pacific Cultural Synergy, pemerintah mendorong diplomasi budaya untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Pasifik, seperti Papua Nugini, Vanuatu, Fiji, Kiribati, Tonga, hingga Nauru, yang sebagian besar memiliki akar sejarah dari peradaban maritim Nusantara.

“Kita ingin merangkul negara-negara Pasifik yang nenek moyangnya berasal dari Nusantara. Inilah diplomasi budaya, mengenalkan nilai dan peradaban kita yang tua dan luhur kepada dunia,” ungkapnya.

Selain menyoroti pentingnya diplomasi budaya dalam memperkuat posisi Indonesia di kawasan Pasifik, Menteri Kebudayaan juga menekankan pentingnya pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan untuk mendukung seniman, sanggar, dan komunitas budaya di Gorontalo serta Boalemo. Pemerintah membuka akses bagi masyarakat untuk mengajukan proposal kegiatan yang mendukung pemajuan kebudayaan.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, di antaranya Sekretaris Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim; Bupati Boalemo, Rum Pagau; Wakil Bupati, Lahmudin Hambali; unsur Forkopimda Kabupaten Boalemo; jajaran Kapolres, Dandim, Kejaksaan Negeri Boalemo, Sekretaris Daerah, serta tokoh masyarakat dan adat.

Turut hadir pula dari unsur pusat, Anggota DPD RI, Syarif Mbuinga; Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, serta jajaran Kementerian Kebudayaan, yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayudha; Sekretaris Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Insan Abdirrohman; dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII, Sri Sugiharta.

Sebagai penutup, Menteri Kebudayaan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun fondasi budaya yang kuat dengan berakar pada kearifan lokal masing-masing daerah. “Kementerian Kebudayaan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem budaya, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan menghidupkan kembali ekspresi budaya tradisional dengan sentuhan modern,” tutupnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:01
Ashar
15:22
Maghrib
17:54
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan