LANGIT7.ID-Jakarta; Peresmian Mentarimu Mart di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat basis ekonomi umat. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa keberadaan toko ini tidak boleh berhenti sebagai usaha ritel kampus semata, melainkan harus menjadi pusat pemberdayaan bagi pelaku usaha kecil di lingkungan Persyarikatan.
“Jangan biarkan MentariMu berhenti pada level retail kampus, tetapi jadikan pusat pemberdayaan UMKM di lingkungan Muhammadiyah,” tutur Haedar dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (17/10/2025).
Haedar menilai, realitas yang dihadapi pelaku usaha kecil menengah di Indonesia masih penuh tantangan. Mereka masih terjebak dalam keterbatasan modal, lemahnya manajemen, hingga minimnya pengetahuan dalam mengelola usaha. “Mereka kekurangan modal, manajemen, bahkan pengetahuan tentang pengelolaan barang. Kalau bukan kita yang membantu, siapa lagi?” ujarnya menekankan.
Lebih jauh, Haedar berharap agar Mentarimu Mart tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis semata, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan dakwah berkemajuan yang membawa nilai kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Mentarimu harus menjadi contoh konkret bagi PTMA lain untuk mengembangkan serupa. Ini bagian dari dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan,” tegasnya.
Menurut Haedar, keberhasilan mengembangkan Mentarimu Mart di berbagai kampus Muhammadiyah akan memperkuat gerakan ekonomi Persyarikatan, sekaligus menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan hanya gerakan sosial dan pendidikan, tetapi juga pilar ekonomi umat yang tangguh.
Sementara itu, Rektor UMM, Nazaruddin Malik, menyampaikan bahwa hadirnya Mentarimu Mart merupakan bentuk nyata sinergi antara dakwah dan bisnis. Ia melihat toko ini sebagai simbol penguatan ekosistem ekonomi yang berakar pada nilai-nilai Islam dan dakwah Muhammadiyah.
“Mentarimu Mart menjadi bukti bahwa PTMA tidak hanya berbicara teori ekonomi, tetapi mewujudkan teori tersebut dalam bentuk yang konkrit sekaligus menguatkan pelaku ekonomi yang berdaya saing,” ujar Nazaruddin.
Ia menambahkan, kehadiran Mentarimu Mart mencerminkan bagaimana kampus Muhammadiyah mampu menjadi katalis ekonomi umat melalui inovasi bisnis yang mengakar pada nilai dakwah dan kemandirian masyarakat.
(lam)