Baru Sebulan Operasional, Bisnis Emas BSN Melesat 400 Persen hingga Targetkan Rp1 Triliun
tim langit 7Kamis, 29 Januari 2026 - 15:59 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Target pengelolaan bisnis emas sebesar Rp1 triliun dibidik oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN) pada tahun 2026. Entitas usaha BTN ini optimistis dapat mencapai angka tersebut mengingat tren harga emas yang terus mendaki serta keberhasilan diversifikasi portofolio ke segmen non-KPR.
Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta mengungkapkan, optimisme ini didasari oleh lonjakan realisasi pembiayaan emas yang signifikan. Dalam satu bulan beroperasi, pembiayaan emas bank syariah pelat merah kedua ini meroket dari Rp17 miliar menjadi Rp50 miliar.
"Kami 2026 ingin meningkatkan sampai dengan kurang lebih Rp 1 triliun lah gitu," kata Penta dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Terkait lonjakan kinerja di awal operasional tersebut, Penta menjelaskan bahwa pertumbuhannya mencapai ratusan persen dalam waktu singkat. "Kita sekarang saja baru sebulan sudah naik ya dari Rp17 miliar jadi Rp 50 miliar setahun sudah hampir sekitar 400% naiknya," ujarnya.
Guna memuluskan target tersebut, perseroan akan fokus menyasar nasabah yang sudah ada atau existing. Selain itu, kerja sama dengan mitra penyedia emas juga diperkuat untuk memastikan kualitas layanan tetap prima bagi nasabah.
Di sisi lain, bisnis inti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap menjadi tumpuan utama BSN dengan pertumbuhan realisasi di atas 20%. Segmen rumah subsidi menjadi penopang utama kenaikan tersebut, didukung oleh minat tinggi dari kalangan muda terhadap skema syariah.
"Tahun lalu itu kami paling banyak pertumbuhannya itu ada di KPR subsidi. Ternyata yang apa generasi-generasi muda sepertinya juga tertarik dengan prinsip syariah pertumbuhannya hampir di atas 20 persen kami untuk reimbursement-nya untuk realisasi kreditnya gitu," jelas Penta.
Dukungan pemerintah juga terlihat dari penambahan jatah kuota pembiayaan rumah subsidi untuk BSN tahun ini. Jika tahun lalu bank ini mendapatkan 59.000 kuota, pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi 73.000 kuota.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.