Sekjen MUI mengajak umat jadikan Ramadan momentum perkuat ekonomi melalui Ziswaf produktif, bukan sekadar konsumsi. Simak pesan lengkapnya untuk kemandirian umat.
PP Muhammadiyah dan WBSC bersinergi dalam program pemberdayaan UMKM, pendidikan, serta kesehatan perempuan demi mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.
Pasca wewenang penyelenggaraan haji beralih penuh, Kementerian Agama menetapkan prioritas kebijakan baru tahun 2026. Simak strategi Kemenag dalam mengkapitalisasi potensi ekonomi dan merevitalisasi fungsi sosial rumah ibadah demi meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
Lembaga Penggerak Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia menempatkan pengembangan green company sebagai program strategis LPEU MUI untuk memperkuat ekonomi umat berbasis keberlanjutan, energi terbarukan, dan pengelolaan usaha profesional.
Menjelang Milad ke-113 Muhammadiyah, Dr KH Anwar Abbas mengulas pentingnya transformasi struktur ekonomi umat dari piramida ke belah ketupat agar donasi dan kontribusi umat Islam meningkat untuk kemajuan bersama.
Potensi zakat nasional mencapai Rp400 triliun namun baru terealisasi Rp42 triliun. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menilai zakat dan pajak perlu dipadukan secara orkestra untuk transparansi dan pemerataan ekonomi umat, termasuk optimalisasi wakaf produktif di sektor pendidikan dan sosial.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha dan pesantren untuk memperkuat ekonomi keumatan. Dalam forum bisnis Hipka di Jakarta, Wamenag menyoroti peran pesantren sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang berkeadilan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Program sertifikasi halal BPJPH di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencetak capaian tertinggi sepanjang sejarah. Hingga Oktober 2025, lebih dari 9,8 juta produk di Indonesia telah bersertifikat halal, menjadi bukti nyata kebangkitan ekonomi umat dan daya saing produk nasional di pasar global.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mendorong agar Mentarimu Mart di Universitas Muhammadiyah Malang menjadi pusat penggerak ekonomi umat dan pemberdayaan UMKM, bukan sekadar ritel kampus. Inisiatif ini menegaskan dakwah berkemajuan Muhammadiyah di bidang ekonomi.