LANGIT7.ID-Ternate; Nama Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau Haji Robert, dikenal luas sebagai pengusaha muslim yang sukses di bidang tambang di bawah payung PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM). Namun, di balik kesibukannya mengelola tambang emas Gosowong, tersimpan kisah kedermawanan yang dalam, membuatnya dijuluki "pahlawan" oleh masyarakat Maluku Utara.
Komitmen sosialnya paling mencolok terlihat di masa-masa sulit pandemi Covid-19. Ketika dunia dilanda krisis kesehatan dan ekonomi, Haji Robert justru melipatgandakan kontribusinya. Dengan total dana yang disalurkan mencapai lebih dari Rp 300 miliar, bantuannya sangat nyata dan menyeluruh.
Bantuan tersebut tidak hanya sekadar donasi tunai. Haji Robert dan PT NHM mendonasikan vaksin senilai Rp 10 miliar, menyediakan mesin dan mobil RT-PCR, ventilator, tabung oksigen, serta alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis. Bahkan, ia menyewa 20 hotel di Ternate dan Tobelo untuk dijadikan fasilitas isolasi mandiri, serta membagikan sembako dan vitamin kepada masyarakat yang terdampak.
![Haji Robert, Pengusaha Muslim Yang Bikin Bangga Karena Memiliki Hati Dermawan untuk Maluku Utara]()
Kedermawanannya tidak berhenti di situ. Seperti diungkapkan mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba (AGK), Haji Robert juga aktif membangun rumah ibadah. "Haji Robert juga banyak membangun masjid dan gereja di lingkar tambang," puji AGK dalam suatu kesempatan.
Semangat "Menambang Dengan Hati" yang digaungkannya bukanlah sekadar slogan. Di bawah kepemimpinannya, PT NHM berkomitmen penuh tidak hanya pada produktivitas, tetapi juga pada kesejahteraan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat sekitar tambang.
Meski portofolio bisnisnya, dari emas hingga pernah menguasai saham batubara, berbicara tentang ketajaman bisnis, warisan Haji Robert yang paling berkesan justru tertanam di hati masyarakat Maluku Utara. Ia membuktikan bahwa kesuksesan sejati terletak pada seberapa besar kontribusi yang diberikan untuk kemaslahatan orang banyak.(*)
(lam)