Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Perasaan Campur Aduk Arie Untung Lepas Anak Belajar ke Sekolah Islam Berasrama

Muhajirin Kamis, 07 Oktober 2021 - 16:57 WIB
Perasaan Campur Aduk Arie Untung Lepas Anak Belajar ke Sekolah Islam Berasrama
Arie Untung saat Umroh bersama keluarganya (foto: Instagram/@ariekuntung)
LANGIT7.ID, Jakarta - Buah hati merupakan penyejuk jiwa bagi orang tua. Itu menjadi salah satu alasan banyak orang tua yang tak bisa jauh dari anaknya. Namun kadang kala keputusan mengikhlaskan berangkat menuntut harus dilakukan demi masa depan mereka.

Sama halnya yang dialami Arie Untung. Ia mengalami perasaan campur aduk saat ditinggal sang anak, Gavin Daffa, untuk sekolah di SMA International Islamic High School (IIHS) Jakarta. Saat itu pertama kali Arie melepaskan anaknya untuk tinggal jauh dari rumah di sekolah Islam berasrama.

“Pertama kali bagi orang tua sebuah pengalaman, 'melepas' buah hati, karena cepat atau lambat kita pasti akan berpisah, entah anak menikah, tinggal beda kota atau berpisah saat izin waktu kami telah habis. Campur aduk memang,” tulis Arie di akun Instagramnya, dikutip Kamis (7/10/2021).

Arie sebenarnya sudah mengantar Gavin pada September lalu. Ia baru memiliki keberanian untuk mengunggah video momen perpisahan dengan sang anak.

“Jujur ini pengalaman pertama untuk kami semua. Menghitung sampai hari H nya dateng,” kata Arie.

Pengalaman pertama memang terasa berat bagi Arie. Gavin selama ini bersama Arie selama 24 jam. Tinggal dalam satu atap. Namun ia harus membuat pilihan. Masa depan Gavin jauh lebih penting daripada perasaan tidak ingin berpisah.

“Bersama sejak masih bayi, selama 16 tahun dan kini merelakan enggak bisa langsung melihatnya. Menuntut ilmu di IIHS Jakarta selama beberapa tahun ke depan, agar menjadi laki-laki hebat nanti insya Allah,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Gavin. Baginya pertama kali ia tinggal terpisah dengan orang tua. Ia harus beradaptasi dengan teman-teman sebaya di asrama. Mengikuti semua aturan kedisiplinan yang diterapkan oleh para ustadz.

“Kami menitipkan anak kami ya Rabb, kami pasrahkan semua padaMu. Harapan-harapan terbaik kami sematkan Anda di atas RidhaMu ya Rabb,” ucapnya.

Namun, Arie merasa bahagia lantaran Gavin sudah bisa beradaptasi. Itu bisa menjadi obat rindu sekaligus penawar hati. Meski merasa sedih, namun hal itu harus ditahan.

“Alhamdulillah kami senang banget dengar Gavin sudah beradaptasi dengan baik dan senang dengan keadaan sekolah dan teman-teman yang menyenangkan. Malah ortunya yang masih pada 'cemen'," tulisnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)