LANGIT7.ID-, Paris - Kasus pencurian perhiasan berharga di
Museum Louvre Paris menunjukkan titik terang. Dua tersangka telah ditangkap.
Kantor kejaksaan
Paris mengatakan, salah satu pria ditahan saat dia bersiap untuk terbang dari Bandara Charles de Gaulle.
Barang-barang senilai USD102 juta telah diambil dari Museum Louvre pada Minggu lalu, ketika empat pencuri yang membawa peralatan listrik masuk ke dalam gedung di siang hari bolong.
Menteri Kehakiman Prancis mengakui protokol keamanan "gagal", meninggalkan negara itu dengan "citra yang buruk".
Kantor kejaksaan Paris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu malam, tanpa merinci berapa banyak orang yang ditahan. Namun media setempat mengatakan, ada dua tersangka yang ditangkap.
Baca juga: Kronologi Pencurian Kilat di Museum Louvre, Hanya Kurang dari 10 MenitSalah satu tersangka sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke Aljazair, kata sumber polisi kepada media Prancis, sementara tersangka lainnya akan pergi ke Mali. Polisi spesialis dapat menginterogasi mereka hingga 96 jam.
Jaksa Paris mengkritik "pengungkapan dini" informasi terkait kasus tersebut, dan menambahkan bahwa hal itu menghambat upaya untuk memulihkan permata dan menemukan pencurinya.
Aksi pencurian dilakukan pada Minggu (19/10) lalu. Para pencuri dilaporkan tiba, tak lama setelah museum dibuka untuk pengunjung.
Para tersangka tiba dengan lift mekanis yang dipasang di kendaraan untuk mendapatkan akses ke Galerie d'Apollon (Galeri Apollo) melalui balkon dekat Sungai Seine. Gambar dari tempat kejadian menunjukkan tangga menuju ke jendela lantai pertama.
Dua orang pencuri masuk dengan cara mendobrak jendela dengan alat-alat listrik. Mereka kemudian mengancam para penjaga, yang mengevakuasi tempat tersebut, dan memotong kaca dua etalase berisi permata.
Laporan awal mengungkapkan bahwa satu dari tiga ruangan di area museum yang digerebek tidak memiliki kamera CCTV, menurut media Prancis.
Baca juga: Hari Kelima Penyelidikan, Polisi Analisis Jejak DNA Pencuri di Museum Louvre ParisPolisi Prancis mengatakan, para pencuri berada di dalam selama empat menit dan melarikan diri dengan dua skuter yang menunggu di luar pada pukul 09:38.
Direktur museum mengatakan kepada senator Prancis minggu ini bahwa satu-satunya kamera yang memantau dinding luar Louvre tempat mereka menerobos masuk mengarah ke balkon lantai pertama yang menuju ke Galeri Apollo.
CCTV di sekeliling juga lemah dan "menua", kata Laurence des Cars, yang berarti bahwa staf gagal mengenali geng tersebut sejak dini untuk menghentikan pencurian.
Para ahli juga menyatakan keprihatinannya bahwa permata tersebut mungkin telah pecah menjadi ratusan keping.
Emas dan perak dapat dicairkan dan permata dapat dipotong menjadi batu-batu kecil sehingga hampir mustahil untuk dilacak sejak terjadinya perampokan, kata detektif seni Belanda Arthur Brand kepada BBC.
Langkah-langkah keamanan sejak itu diperketat di sekitar institusi kebudayaan Perancis.
Louvre telah mentransfer beberapa permata paling berharganya ke Bank of France setelah pencurian tersebut. Barang-barang tersebut sekarang akan disimpan di brankas Bank yang paling aman, 26m (85 kaki) di bawah lantai dasar kantor pusatnya yang elegan di pusat kota Paris. (*/lsi/bbc)
(lsi)