LANGIT7.ID, Jakarta - Perwakilan Indonesia memanfaatkan ajang Dubai Expo 2020 untuk melakukan sejumlah kegiatan promosi, salah satunya promosi pariwisata di Tanah Air.
Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya, dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Expo 2020 Dubai: Etalase Indonesia di Kancah Dunia" yang berlangsung secara virtual dari Jakarta Pusat, Kamis (7/10).
Menurut Nia, adanya promosi di ajang Dubai Expo 2020 sebagai pintu masuk dalam menggaungkan pembukaan pariwisata di Indonesia, seperti pembukaan destinasi pariwisata di Bali dan lima destinasi super prioritas (DSP) yang terus digencarkan.
"Saat ini, angka kasus lonjakan kasus positif Covid-19 di dalam negeri kian menurun tajam. Dengan begitu, promosi destinasi wisata sudah seharusnya dapat mulai dipromosikan pada beberapa waktu ke depan," ujarnya.
Baca juga:
Presiden Minta Pembukaan Pariwisata di Bali dan Kepri Disesuaikan Level PPKMNia mengungkapkan bahwa vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah juga sudah mencapai angka yang sangat baik dalam beberapa waktu belakangan. Hal ini dirasa sangat penting dalam mempengaruhi persepsi wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.
"Promosi yang dilakukan berlandaskan tren pariwisata yang sedang marak dilakukan oleh wisman, dan lebih menonjolkan CHSE yang disesuaikan dengan konsep new normal pada saat ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Nia mengatakan bahwa semua upaya yang dilakukan dalam ajang Dubai Expo 2020 agar wisman semakin tertarik datang ke Indonesia. Terlebih, dengan adanya berbagai komunikasi yang dibangun berlandaskan CHSE dan penanganan Covid-19 yang dilakukan Indonesia saat ini.
"Faktor kesehatan itu menjadi konsiderasi orang atau wisatawan ketika memilih destinasi bukan hanya sekedar indah dan menarik saja," jelasnya.
(sof)