LANGIT7.ID, Palembang - Destinasi wisata Pedestrian Sudirman di Kota Palembang rencananya akan dipindahkan oleh pemerintah kota setempat ke pinggiran Sungai Sekanak Lambidaro di kawasan Jalan Radial, Palembang.
Sebelum pandemi Covid-19, Pedestrian Sudirman tersebut menjadi salah satu lokasi favorit bagi warga setempat, bahkan para wisatawan yang berkunjung ke kota yang terkenal dengan ikon Jembatan Ampera ini.
Di kawasan tersebut menawarkan aneka makanan khas Palembang, hiburan seni dan budaya hingga tempat diskusi sembari ngopi. Bukan itu saja, di sana juga disediakan permainan tradisional seperti engrang, bakiak dan lainnya.
“Rencana pemindahan destinasi wisata itu (Pedestrian Sudirman) bertujuan untuk mengembangkan pinggiran sungai di Palembang. Jadi, bukan hanya di jalan protokol,” ujar Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Jumat (8/10).
Untuk destinasi wisata Pedestrian Sudirman, Harnojoyo mengaku masih akan meninjau dan melihat kondisi terlebih dahulu. Sebab, pemerintah kota setempat khawatir terjadi titik kerumunan di wilayahnya.
“Kalau memang nantinya restorasi Sungai Sekanak Lambidaro selesai tahun ini, Pedestrian Sudirman akan kita pindahkan. Tapi, tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tambah dia.
Dia menjelaskan, restorasi Sungai Sekanak Lambidaro untuk segmen Jalan Merdeka-Jalan Radial ditarget selesai pada Desember mendatang. Karena itu, ia berharap setelah rampung mampu menjadi salah satu objek wisata baru di Palembang. Pihaknya pun telah menyampaikan kepada dinas pariwisata, dinas kebudayaan dan dinas koperasi UKM untuk dapat membina masyarakat sekitar.
Baca juga:
Kenjuran Bike Park, Sport Tourism Kendal di Kaki Gunung Perahu“Jadi, apa yang dibangun dengan dana yang cukup besar ini harus bermanfaat. Tak hanya bermanfaat untuk kebersihan, namun juga untuk masyarakat yang ada di sekitarnya. Nah, ini harus kita upayakan,” ungkap dia.
Sejauh ini, sejumlah destinasi wisata di Ibu Kota Provinsi Sumsel sudah mulai dibuka kembali meski baru 75 persen dengan protokol kesehatan yang ketat.
Hal itu menyusul sebaran Covid-19 di Palembang berada di zona kuning dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Ini ditandai dengan kasus Covid-19 di Palembang yang mulai melandai dan terus menunjukkan penurunan.
“Saya sudah tandatangani surat edarannya terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kota Palembang,” tutup dia.
(sof)