Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 10 Februari 2026
home wisata halal detail berita

Tujuh Pelukis Cat Air Hadirkan Renjana di Balai Budaya: Ekspresi Mendalam dari Sanskrit Ranjana

tim langit 7 Ahad, 30 November 2025 - 13:23 WIB
Tujuh Pelukis Cat Air Hadirkan Renjana di Balai Budaya: Ekspresi Mendalam dari Sanskrit Ranjana
LANGIT7.ID-Jakarta; Tujuh pelukis cat air akan menghelat eksibisi khusus seni lukis dengan tajuk Renjana. Acara akan digelar di balai Budaya dan partisipan seniman adalah Michellina Triwardhany, Dian Fitrasari, Niken Vijayanti, Aviliani, Baskoro Sardadi, Erika Enda Ginting dan Dumasi Marisina Magdalena Samosir.

Ketujuh pelukis akan menampilkan keragaman ekspresi dan corak lukisan cat air dengan memperkaya arti Renjana, yakni mengulik kembali kosa kata Sanskrit kuno sebagai yang disebut ‘Ranjana’. Yakni, sebuah kekuatan milik seniman sebagai manusia yang merasa dirinya utuh, mencapai totalitas antara seniman dan karya-karyanya.

“Bahasa Sanskirt mengartikan Ranjana sebagai ruang kegembiraan, rasa yang sangat kuat yang bisa dikatakan sebagai mucul dari kesadaran berlandas hati, selain perjuangan dan pencarian bahasa visual tak henti yang melukiskan dengan hasrat terdalam”; kata seorang pengamat seni Bambang Asrini dalam keterangan resmi, Minggu (30/11/2025).

Tujuh Pelukis Cat Air Hadirkan ‘Renjana’ di Balai Budaya: Ekspresi Mendalam dari Sanskrit Ranjana

Seturut Ilham Khoiri, General Manager pusat seni dan budaya, Bentara Budaya Jakarta dalam pengantar katalog pameran mengatakan:

“Komunitas cat air dan pelukis cat air, dari sejarah kita mengingat bahwa pelukis sohor istana Presiden, Lee Man Fong adalah pelukis cat air dan yang bersahabat dengan Proklamator, Presiden Soekarno. Keduanya bersahabat dan Bung Karno sendiri juga membuktikan seorang pelukis cakap, saat di buang oleh Belanda ke Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur” ujar Ilham.

“Penekun material ini tak hanya para seniman profesional atau berlatar belakang akademik seni rupa. Banyak juga mereka yang belajar melukis dengan cat air secara otodidak atau dengan bergabung dalam komunitas. Ada Komunitas seni Agus Budiyanto Aquarelle Studio (ABAS) yang punya ragam professional latar belakang pelukisnya, arsitek, profesional, bankir dll” kata Ilham menambahkan.

Tujuh Pelukis Cat Air Hadirkan ‘Renjana’ di Balai Budaya: Ekspresi Mendalam dari Sanskrit Ranjana

Sementara itu Bambang Asrini menyatakan “Pameran Renjana di balai Budaya adalah pergumulan tak henti tentang totalitas tujuh pelukis yang tergabung di ABAS Studio dengan mentornya Agus Budiyanto, selain bertemunya pengalaman-pengalaman nalar-rasa kehidupan antara pelukis dan karyanya; serta apresian yang juga diharapkan sepenuh hati dan keintiman yang sama mengapresiasinya”.

Tujuh seniman memiliki demikian luas imajinasi, perasaan-perasaan dan topik-topik yang digali secara personal untuk subject matter karya-karyanya, dari kecakapan skill yang cukup memadai dan juga pilihan topik merespon tajuk Pameran Renjana yang sangat plural dimaknai secara personal oleh masing-masing pelukis.

Pameran yang akan berlangsung tujuh hari ini, pada 6 Desember 2025 akan diselenggarakan event Plein Air, yakni melukis langsung di luar ruang atau on the spot, bersama-sama melukis di galeri yang pihak panitia menyediakan sejumlah fasilitas untuk seniman dan publik luas dari komunitas-komunitas cat air lainnya ikut bergabung.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 10 Februari 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
12:10
Ashar
15:26
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan