Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Rektor Dorong Lulusan Universitas Jember Berwirausaha

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 09 Oktober 2021 - 16:00 WIB
Rektor Dorong Lulusan Universitas Jember Berwirausaha
Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, dalam pidato wisudanya di hadapan wisudawan periode I tahun akademik 2021/2022. (Foto: Humas Univ Jember)
LANGIT7.ID, Jember - Lulus dari perguruan tinggi di masa pandemi Covid-19 memang bukan kondisi yang ideal. Pasalnya, berbagai siklus terjadi, seperti melambatnya ekonomi, hingga banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah karyawan agar mampu bertahan.

Oleh karena itu, memulai usaha sendiri menjadi alternatif yang bisa diambil oleh lulusan Universitas Jember. Pesan ini disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, dalam pidato wisudanya di hadapan wisudawan periode I tahun akademik 2021/2022 yang hadir secara luring terbatas di Gedung Auditorium maupun secara daring, Sabtu (9/10).

Menurutnya, bekal untuk berwirausaha sudah diperoleh wisudawan selama mengikuti perkuliahan, seperti kegiatan wirausaha di program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Kewirausahaan Mahasiswa (PKM), maupun program Kuliah Kerja Nyata tematik Kewirausahaan.

"Oleh karena konsisten melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata tematik Kewirausahaan semenjak 2018, Universitas Jember mendapatkan penghargaan dari USAID pada tanggal 5 Oktober lalu. Bahkan, salah satu mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya, Siti Maimunah yang sukses membantu UMKM berkesempatan memaparkan programnya di hadapan Plt Dirjen Dikti," kata Iwan Taruna.

Baca juga: Jokowi Luncurkan Program Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Dalam wisuda kali ini terdapat 898 lulusan dari jenjang doktoral, magister, sarjana dan diploma yang mengikuti upacara wisuda periode I tahun akademik 2021/2022. Lulusan Program Studi Agrobisnis Fakultas Pertanian, Dina Roffida Haqqi Daqianus, SP., menjadi peraih IPK tertinggi 3,96 setelah menjalani kuliah selama 3 tahun 11 bulan dan 26 hari.

Ketua Dewan Pengawas BLU Universitas Jember, Beny Bandanadjaya, mengingatkan segenap wisudawan untuk sejenak merenungi perjuangan di balik wisuda hari ini. Menurutnya, ada banyak peran yang membantu para wisudawan, salah satunya dukungan orang tua.

"Ada banyak peran serta pihak lain dibalik kesuksesan Anda lulus meraih gelar, ada orang tua, dosen, kawan dan banyak lagi yang membantu kita. Oleh karena itu jangan lupa selalu bersyukur," ujar Beny yang juga Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kemendikbudristek.

Salah satu wisudawan asal Fakultas Keperawatan, Devita Nandasari, mengaku bersyukur telah melalui perjuangan keras hingga lulus. Ia mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi seorang ners (perawat) yang diimpikannya sejak duduk di bangku sekolah SMA itu sudah di depan mata.

Baca juga: Diplomasi Vaksin Terus Belanjut, Indonesia Terima Vaksin Tahap Kedua Dari Inggris

Pasalnya, gadis asli Magetan ini berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK 3.58.

Namun, dibalik keberhasilan Devita itu, menyimpan sekelumit kisah menarik. Keinginannya menjadi seorang tenaga kesehatan muncul sejak ia mengetahui nenek yang telah membesarkannya sejak kecil meninggal karena penyakit tekanan darah terlalu tinggi.

"Itulah sebabnya saya sangat ingin menjadi tenaga kesehatan agar saya memahami banyak tentang berbagai penyakit dan berharap tidak ada kejadian yang seperti itu lagi di keluarga saya," kata Devita.

Besar dari keluarga petani yang sederhana tidak membuat Devita putus asa untuk melanjutkan pendidikan. Ia tetap ingin melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan dan sangat berharap dapat diterima dalam program beasiswa Bidikmisi walaupun harus bersaing dengan banyak peserta.

"Saya tetap berusaha mencobanya. Sebelum mendaftar ke Universitas Jember, saya menjelaskan kepada orangtua apabila tidak mendapatkan Bidikmisi, maka masih ada kemungkinan mendapatkan Uang Kuliah Tunggal terendah. Alhamdulillah, ternyata lolos seleksi Bidikmisi," jelas Devita.

Baca juga: Tangani Angka Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Jateng Fokus Anak Yatim Piatu

Devita mengaku tidak mudah menjalani kuliah di kota yang jauh dari orang tuanya, terlebih di awal semester satu. Namun, kesibukannya di beberapa organisasi kampus membuatnya tak merasakan kesepian lagi.

Di tengah keterbatasan untuk bertahan, putri pertama pasangan Kirmanto dan Warsini itu berpegang teguh pada pesan kedua orang tuanya untuk selalu semangat dalam berjuang.

"Saya selalu ingat pesan orangtua saya, jangan kalah dengan keadaan karena jika kita berusaha dan berdoa maka insyaallah kita bisa mengubah keadaan. Caranya dengan membuktikan bahwa kita bisa menjadi yang terbaik," ucapnya.

Kini, Devita mensyukuri pencapaian yang telah diraihnya. Meskipun belum berhak menyandang gelar ners, tapi Devita sudah banyak memberikan manfaat bagi para tetangga sekitarnya.

"Alhamdullillah, setelah saya lulus Fakultas Keperawatan, banyak tetangga di Magetan yang datang ke rumah untuk sekedar meminta tensi atau berkonsultasi terkait kesehatannya," pungkasnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)