LANGIT7.ID-Jakarta; Tahun baru membawa angin segar bagi Janice Tjen. Petenis Indonesia ini, berpasangan dengan Katarzyna Piter asal Polandia, memastikan tempat di semifinal ganda putri Hobart International 2026. Mereka melaju setelah mengandaskan perlawanan Nadiia Kichenok (Ukraina)/Makoto Ninomiya (Jepang) dengan skor 6-3, 7-5, 10-7 dalam laga perempat final, Rabu (14/1).
Pasangan Indonesia-Polandia itu tampil menguasai. Di set pertama, mereka dengan cermat memanfaatkan dua dari empat peluang break point yang didapat. Meski sempat dikejar ketat di set kedua oleh duet Ukraina-Jepang, Janice/Piter tetap teguh. Ketangguhan mereka akhirnya teruji di super tiebreak yang sengit. Keunggulan dalam servis dan ketajaman pukulan pengembalian bola menjadi kunci, membawa mereka meraih kemenangan setelah 1 jam 39 menit pertarungan.
Tiket ke babak empat besar itu pun resmi mereka kantongi.
Perjalanan belum berakhir. Pada semifinal yang dijadwalkan Jumat (16/1), Janice dan Piter akan menghadapi tantangan berat dari unggulan ketiga, Eri Hozumi/Fang Hsien Wu. Pasangan Jepang-Taiwan ini sebelumnya mengalahkan Aldila Sutjiadi/Giuliana Olmos.
Kisah Ganda yang Berlanjut, Catatan Tunggal yang TerhentiSayangnya, sinyal positif dari sektor ganda tidak diikuti oleh laga tunggal. Di babak pertama, Janice harus mengakui keunggulan unggulan ketiga, Iva Jovic, petenis Amerika Serikat yang sedang bersinar.
Namun, kemitraan dengan Piter sendiri bukanlah hal baru. Musim lalu, mereka sudah mencetak sejarah dengan menjuarai turnamen WTA 250 Guangzhou di Tiongkok pada Oktober 2025. Gelar itu sekaligus menjadi gelar WTA perdana bagi Janice di sektor ganda. Prestasi berlanjut; di bulan November, ia meraih gelar ganda keduanya—kali ini bersama Aldila Sutjiadi—di Chennai Open India. Yang lebih istimewa, di ajang WTA 250 yang sama, Janice juga mencatatkan gelar tunggal pertamanya.
Chennai Open menjadi penutup manis musim 2025 sebelum ia membela Timnas di SEA Games Thailand, Desember lalu. Kontribusinya untuk merah-putih sungguh gemilang: emas ganda putri (bersama Aldila), perunggu tunggal putri, dan emas beregu putri bersama Aldila, Priska Nugroho, Anjali Junarto, serta Meydiana Reinnamah.
Awal musim 2026 di Auckland sempat kurang mulus: ia tersingkir di babak pertama tunggal dan mundur di semifinal ganda ASB Classic. Namun, tiket semifinal Hobart ini menjadi pembuktian bahwa Janice Tjen siap kembali menanjak, melanjutkan kisah suksesnya di dunia tenis internasional.(*/saf/ant)
(lam)