LANGIT7.ID-Melbourne; Petenis cantik yang jadi ratu tenis, Elena Rybakina adalah juara Australia Open 2026 setelah mengalahkan si mulut besar, Aryna Sabalenka dengan skor 6-4, 4-6, 6-4 dalam final yang menegangkan di Rod Laver Arena.
Peringkat 5 dunia ini membalikkan ketertinggalan 0-3 di set penentu, melakukan break dua kali di bagian akhir untuk mengamankan gelar Grand Slam keduanya dan yang pertama di Melbourne. Kemenangan ini membuat si cantik Rybakina mendapatkan hadiah uang sebesar AUD $4,1 juta atau 47,1 miliar.
Jennifer Capriati, juara Australia Open dua kali pada 2001 dan 2002, mengungkapkan Piala Daphne Akhurst Memorial sebelum pertandingan, dan kemudian menyerahkannya kepada si cantik Rybakina selama upacara pemberian trofi. Australia Open 2001 adalah gelar Grand Slam pertamanya saat dia mengalahkan petenis No.1 saat itu, Martina Hingis, menjadi unggulan terendah (ke-12) yang memenangkan gelar pada saat itu.
Jalan Menuju Kemenangan:· Set 1 (6-4): Rybakina Menyerang Duluan. Rybakina langsung break di gim pembuka dan bertahan dengan servisnya yang kuat, termasuk ace terkenalnya, untuk memimpin 2-0. Meski Sabalenka berusaha mengejar, Rybakina menyelamatkan dua break point di gim kedelapan dan akhirnya menutup set pertama 6-4.
· Set 2 (4-6): Sabalenka Bangkit. Set kedua berlangsung ketat dengan keduanya memegang servis. Sabalenka memenangkan "Point of the Match" melalui pertukaran voli cepat di net yang memukau penonton, lalu akhirnya meraih break pertamanya di gim kesepuluh untuk memaksa set ketiga.
· Set 3 (6-4): Comeback Spektakuler Rybakina. Sabalenka melesat cepat memimpin 3-0 di set penentu. Namun, Rybakina bangkit dengan permainan yang lebih agresif. Dia berhasil break balik, menyamakan kedudukan 3-3, lalu break lagi untuk memimpin 4-3. Dengan servisnya yang kembali solid, dia mempertahankan keunggulan.
· Momen Puncak: Memimpin 5-4 dan 40-30, Rybakina menutup pertandingan dan meraih gelar dengan cara yang sempurna — sebuah ace. Itu adalah ace ke-47nya selama turnamen, dan yang paling menentukan.
Kunci Kemenangan: Rybakina mengandalkan servis andalannya dan ketenangan di momen-momen kritis, terutama ketika membalikkan keadaan di set ketiga. Sabalenka, yang mencari gelar Grand Slam kelimanya, tampil kuat tetapi akhirnya kalah oleh konsistensi dan mental baja Rybakina di fase penutupan.
Kemenangan ini memproyeksikan Rybakina kembali ke peringkat 3 dunia dan mengakhiri rekor Sabalenka dalam perburuan gelar Australia Open ketiganya secara beruntun.(*/saf/wtatennis)
(lam)