Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 13 Maret 2026
home global news detail berita

Menjelang Usia Satu Abad, Jam Gadang Menjadi Simbol Kekuatan Sejarah dan Budaya Indonesia

tim langit 7 Rabu, 11 Februari 2026 - 04:50 WIB
Menjelang Usia Satu Abad, Jam Gadang Menjadi Simbol Kekuatan Sejarah dan Budaya Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi Wali Kota Bukittinggi beserta jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas serangkaian rencana kegiatan pemajuan kebudayaan dalam rangka peringatan 100 tahun Jam Gadang serta upaya penguatan Bukittinggi sebagai kota bersejarah dan kota perjuangan.

Dalam paparannya, Wali Kota Bukittinggi, Muhammad Ramlan Nurmatias menyebutkan bahwa Jam Gadang, ikon utama Kota Bukittinggi akan genap berusia satu abad pada Juni 2026. Momentum tersebut akan diperingati melalui berbagai kegiatan kebudayaan, rangkaian kegiatan edukatif, kultural, dan seni, termasuk seminar nasional dan internasional yang direncanakan akan dibukukan sebagai referensi dan pengembangan Jam Gadang ke depan. “Jam Gadang merupakan simbol sejarah, hingga kini Jam Gadang tetap berdiri kokoh tanpa mengalami pergeseran. Ini menjadi bukti nilai arsitektur dan keteknikan yang sangat tinggi,” ujar Ramlan Nurmatias dalam keterangannya resmi, Rabu (11/2/2026).

Ia menyebutkan Pemerintah Kota Bukittinggi telah meluncurkan logo Satu Abad Jam Gadang dan tengah menyiapkan rangkaian kegiatan lintas disiplin yang melibatkan ilmuwan, budayawan, seniman, arsitek, serta insinyur sipil. Selain itu, pihaknya juga berencana menjalin komunikasi dengan Duta Besar Belanda dan Jerman untuk Indonesia sebagai pembicara seminar, mengingat Jam Gadang dibangun pada masa kolonial dan menggunakan mesin jam buatan Jerman yang hingga kini masih berfungsi dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bukittinggi juga menyampaikan rencana menjadikan Bukittinggi sebagai kota perjuangan, mengingat peran strategis kota tersebut dalam sejarah bangsa Indonesia. Bukittinggi pernah menjadi pusat pemerintahan pada berbagai masa, termasuk sebagai ibu kota Provinsi Sumatra, Sumatra Tengah, Sumatra Barat, serta pusat pemerintahan pada masa pendudukan Belanda dan Jepang. “Bukittinggi, Jakarta, dan Yogyakarta tidak dapat dipisahkan dalam sejarah bangsa. Bukittinggi adalah salah satu dari tiga daerah penerima duplikat Bendera Pusaka dan memiliki peran penting dalam masa perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyatakan dukungan terhadap rencana peringatan 100 tahun Jam Gadang, bangunan cagar budaya yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional pada akhir 2025. Menurutnya, peringatan tersebut sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan dan penguatan sejarah nasional. “Kami mendukung rencana peringatan 100 tahun Jam Gadang, apalagi dikaitkan dengan berbagai kegiatan kebudayaan yang juga penting di dalam pemajuan kebudayaan kita”, tegas Menbud.

Selain dukungan pemerintah, Menbud Fadli Zon juga mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi membangun kolaborasi dengan pihak swasta, filantropis, serta anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Sumatera Barat, guna memperkuat realisasi kegiatan peringatan Satu Abad Jam Gadang. “Dengan pembagian peran pada setiap kegiatan, dukungan akan lebih mudah dihimpun dan pelaksanaan peringatan satu abad Jam Gadang dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Pada pertemuan tersebut, turut hadir jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, antara lain Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, beserta sejumlah Staf Ahli Wali Kota Bukittinggi. Hadir pula mendampingi Menbud Fadli, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar; Direktur Promosi Kebudayaan, Undri; dan Direktur Film, Musik, dan Seni, Saefullah.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan warisan budaya nasional, sekaligus menegaskan posisi Bukittinggi sebagai salah satu kota penting dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 13 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:06
Ashar
15:11
Maghrib
18:10
Isya
19:18
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)