LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau revitalisasi sejumlah bangunan di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Jakarta. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Menbud Fadli Zon mengunjungi Museum Pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI), ruang relik yang menyimpan pakaian dan perlengkapan asli para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban penculikan PKI, serta ruang diorama Museum Paseban yang saat ini tengah direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan.
Menbud Fadli Zon menjelaskan bahwa revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembaruan sarana fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas penyajian sejarah agar lebih mudah dipahami masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, museum memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran yang menghubungkan masyarakat dengan perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila. "Museum ini sedang kita revitalisasi sehingga para pengunjung bisa lebih mudah dan nyaman melihat koleksi yang ada di dalamnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).
Lebih lanjut, Menbud mengatakan bahwa museum tersebut menyimpan berbagai koleksi sejarah bernilai tinggi, mulai dari diorama yang menggambarkan berbagai dinamika bangsa pasca proklamasi, termasuk peristiwa pemberontakan tahun 1948 dan 1965, hingga ruang relik yang memamerkan artefak asli berupa pakaian dan perlengkapan milik para Pahlawan Revolusi yang ditemukan di kawasan Lubang Buaya. Koleksi tersebut menjadi bagian dari memori kolektif bangsa sekaligus sumber pembelajaran sejarah bagi masyarakat.
Menurutnya, pelestarian museum merupakan bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah bangsa agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Pemahaman terhadap sejarah menjadi pondasi penting dalam memperkuat karakter kebangsaan dan menjaga Pancasila sebagai dasar negara. "Pancasila adalah pegangan sekaligus kekuatan yang mempersatukan bangsa Indonesia. Melalui museum ini kita diingatkan agar pengkhianatan terhadap Pancasila tidak pernah terulang kembali," tambahnya.
Monumen Pancasila Sakti merupakan salah satu kawasan cagar budaya yang memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Kawasan ini menyimpan berbagai koleksi dan tinggalan sejarah, antara lain diorama yang menggambarkan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, ruang relik, ruang pameran foto dokumenter, koleksi kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965, serta bangunan-bangunan bersejarah seperti Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum, dan Sumur Tua atau Lubang Buaya sebagai bagian dari jejak sejarah peristiwa tersebut.
Saat ini, Kementerian Kebudayaan tengah melakukan revitalisasi terhadap sejumlah bangunan dan fasilitas di kawasan Monumen Pancasila Sakti guna meningkatkan kualitas layanan museum sekaligus menghadirkan ruang edukasi sejarah yang lebih representatif, nyaman, dan adaptif, tanpa mengurangi nilai autentisitas koleksi maupun karakter historis kawasan.
Turut mendampingi Menteri Kebudayaan dalam peninjauan tersebut, antara lain Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; serta Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Kebudayaan dalam melestarikan dan mengembangkan kawasan Monumen Pancasila Sakti sebagai ruang pembelajaran sejarah yang relevan bagi masyarakat. Melalui revitalisasi tersebut, Kementerian Kebudayaan terus berupaya memperkuat fungsi museum sebagai media edukasi yang menumbuhkan kesadaran sejarah dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
(lam)