Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 01 Juli 2026
home global news detail berita

Fadli Zon Gandeng Komdigi, Transformasi Digital Dipastikan Perkuat Budaya Indonesia

tim langit 7 Rabu, 01 Juli 2026 - 06:28 WIB
Fadli Zon Gandeng Komdigi, Transformasi Digital Dipastikan Perkuat Budaya Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan RI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital RI memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem digital nasional yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa transformasi digital harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat sekaligus memajukan kebudayaan Indonesia.

“Kebudayaan dan Komdigi punya hubungan yang sangat dekat, kebudayaan sendiri spektrumnya luas dengan sepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan. Di tengah peradaban dunia, sekarang ya harus ada campur tangan digital,” jelas Menbud Fadli Zon dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/7/2026).

Menurut Menbud Fadli, Kementerian Kebudayan terus melakukan berbagai inovasi digital, antara lain melalui Lomba Konten Video Digital tentang museum dan cagar budaya, Gala Cerita Rakyat, Surat untuk Pahlawan, digitalisasi museum dengan teknologi immersive, video mapping, dan layar interaktif, hingga pengembangan Festival Komunitas Seni Media (FKSM) yang memadukan seni dengan teknologi digital.

Selain itu, pemerintah juga terus mempercepat pelindungan warisan budaya nasional. Saat ini Indonesia telah memiliki 2.727 Warisan Budaya Takbenda yang menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan ekonomi budaya dan industri budaya nasional. Menbud Fadli juga menekankan pentingnya regulasi dan tata kelola kecerdasan buatan agar mampu mendorong kreativitas tanpa mengancam keberlanjutan ekosistem budaya dan industri kreatif.

Sejalan dengan Menbud Fadli Zon, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyambut baik penguatan kerja sama kedua kementerian. Menurutnya, digitalisasi dan kebudayaan merupakan dua aspek yang saling melengkapi dalam membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 227 sampai 230 juta masyarakat indonesia telah terhubung dengan internet atau sekitar 80 persen dari total populasi. Kondisi tersebut menjadi peluang besar sekaligus tantangan untuk memastikan ruang digital dimanfaatkan secara produktif dan tetap menjunjung nilai-nilai kebudayaan.

Melalui konsep Terhubung, Tumbuh, Terjaga, Kementerian Komunikasi dan Digital mendorong agar transformasi digital tidak hanya meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga menjaga karakter dan nilai-nilai budaya dan berdampak kepada masyarakat.

Menkomdigi Meutya juga menegaskan bahwa pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan agar anak-anak memiliki alternatif aktivitas yang sehat di luar ruang digital.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kementerian turut menggarisbawahi sejumlah peluang kolaborasi strategis, antara lain penyusunan regulasi kecerdasan buatan yang berpihak pada pelindungan karya para seniman, penguatan promosi budaya melalui media digital, pelindungan data kebudayaan, pemanfaatkan platform digital untuk memperluas akses masyarakat terhadap budaya, serta pengembangan program dan aktivasi budaya sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir sejumlah jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital, di antaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria; Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah; Staf Ahli Bidang Hukum, Cahyaning Nuratih Widowati; dan Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, Raden Wijaya Kusumawardhana.

Hadir pula mendampingi Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Kebudayaan dan Hubungan Internasional, Nissa Rengganis; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza; dan Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan transformasi digital Indonesia berjalan seiring dengan pelestarian dan pemajuan kebudayaan. Dengan sinergi lintas kementerian, teknologi tidak hanya menjadi pendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya di tengah dinamika perkembangan global.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 01 Juli 2026
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:00
Ashar
15:21
Maghrib
17:53
Isya
19:07
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan