LANGIT7.ID-California; Jannik Sinner akhirnya menemukan ritme terbaiknya di BNP Paribas Open, Minggu waktu setempat. Ia melewati awal yang sedikit kaku sebelum melibas Denis Shapovalov dengan skor 6-3, 6-2, serta menjaga asanya untuk merebut gelar perdana Indian Wells.
Petenis peringkat dua dunia ini sempat kehilangan servisnya di game pembuka tanpa meraih poin. Namun, ia langsung bangkit, perlahan menguasai pertandingan, dan menunjukkan kilatan-kilatan kecemerlangannya di set kedua untuk memastikan kemenangan dalam waktu 71 menit. Sinner, yang dua musim beruntun menjadi semifinalis di Indian Wells, kini melaju ke babak keempat untuk kelima kalinya dalam lima penampilannya di gurun pasir California ini.
"Denis adalah petenis berkualitas tinggi, kita semua tahu itu," ujar Sinner. "Dia sedang dalam performa bagus, jadi saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini. Saya mencoba bermain solid dari baseline, lalu sedikit lebih agresif di set kedua, dan itu terbukti ampuh. Awalnya memang berat, tapi saya senang dengan cara saya bangkit."
Kemenangan ini membuat rekor pertemuan Sinner dengan Shapovalov menjadi 2-1. Ia juga memperpanjang rekor kemenangannya melawan pemain kidal menjadi 19 laga beruntun. Selanjutnya, ia akan menunggu pemenang antara petenis Brasil, Joao Fonseca, atau Tommy Paul.
Shapovalov sebenarnya ingin meraih kemenangan pertamanya atas pemain Top 10 sejak ia mengalahkan tiga petenis elite dalam perjalanannya menjuarai Dallas tahun lalu. Namun, ia kesulitan membendung Sinner begitu petenis Italia itu menemukan irama permainannya di set kedua. Sinner melesakkan serangkaian passing shot memukau untuk mengambil kendali dan menuntaskan pertandingan dengan gemilang.
Dengan kemenangan ini, Sinner mencatatkan kemenangan ke-96 di turnamen ATP Masters 1000. Ia pun menyamai rekan senegaranya, Fabio Fognini (yang pensiun tahun lalu), sebagai petenis Italia dengan raihan kemenangan terbanyak di level ini sejak seri turnamen dimulai pada 1990. Pekan ini, petenis berusia 24 tahun itu juga membidik gelar di seluruh enam turnamen ATP Masters 1000 keras yang ada.
Sinner dua tahun beruntun (2023 dan 2024) harus mengakui keunggulan Carlos Alcaraz di semifinal Indian Wells. Keduanya berpeluang kembali bertemu di turnamen ATP Masters 1000 pertama musim ini, andai sama-sama melaju hingga partai puncak. Jika terwujud, itu akan menjadi pertemuan ke-17 dalam persaingan sengit mereka yang terus berkembang.(*/saf/atptour)
(lam)