Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 15 April 2026
home global news detail berita

Kementerian Kebudayaan Gelar Buka Puasa Bersama, Fadli Zon Tekankan Kebersamaan dan Persatuan Bangsa

tim langit 7 Kamis, 12 Maret 2026 - 06:10 WIB
Kementerian Kebudayaan Gelar Buka Puasa Bersama, Fadli Zon Tekankan Kebersamaan dan Persatuan Bangsa
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Kementerian Kebudayaan pada Ramadan ke-22. Acara yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, ini sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa tradisi buka puasa bersama merupakan bagian dari praktik budaya yang mengandung nilai kebersamaan dan silaturahmi. Ia menjelaskan bahwa tradisi iftar bahkan telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang diajukan oleh sejumlah negara.

“Buka puasa bersama atau iftar telah menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang didaftarkan oleh sejumlah negara. Di Indonesia sendiri, tradisi iftar juga telah berlangsung lama dengan berbagai bentuk, salah satunya seperti kegiatan silaturahmi yang diisi dengan ceramah dan ditutup dengan buka puasa bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).

Menbud menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama di lingkungan Kementerian Kebudayaan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat kekompakan keluarga besar kementerian. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam merayakan berbagai hari besar keagamaan yang ada di Indonesia, baik Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, maupun kepercayaan lainnya.

Lebih lanjut, Menbud Fadli Zon menilai keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang justru memperkuat persatuan. Keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menurutnya, perlu terus dijaga sebagai kekuatan yang mempersatukan masyarakat di tengah perbedaan.

“Kita adalah negara yang memang berbeda-beda tetapi tetap satu. Keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan kekayaan kita. Megadiversity yang kita miliki bukan sesuatu yang mengancam persatuan, justru menjadi binding power dan energizing force yang memperkuat bangsa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan juga menyinggung situasi global yang tengah diwarnai berbagai konflik yang berdampak pada kondisi ekonomi dunia. Ia mengingatkan bahwa Indonesia patut bersyukur karena hingga saat ini tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif, sehingga stabilitas dan keharmonisan bangsa perlu terus dijaga bersama, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan penguatan silaturahmi dan semangat saling memaafkan menjelang Idulfitri.

Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiyah oleh sastrawan dan dai Habiburrahman El Shirazy atau yang populer disapa Kang Abik, yang dikenal melalui karya-karya novel religiusnya seperti Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih.

Dalam tausiyahnya, Kang Abik menyampaikan keutamaan Lailatul Qadar sebagai salah satu malam paling mulia dalam bulan Ramadan sehingga menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri. Ia juga mengingatkan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah, karena pada malam-malam tersebut terdapat kesempatan bagi setiap muslim untuk meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Kebudayaan, antara lain Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo; Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta; Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Para Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Kebudayaan; para pejabat dan segenap pegawai di lingkungan Kementerian Kebudayaan.

Melalui kegiatan ini Kementerian Kebudayaan berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kementerian sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam merawat kebudayaan dan menjaga persatuan bangsa.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 15 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:55
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)