LANGIT7.ID-, Jakarta - - Keputusan putri
Marshanda,
Sienna Ameerah Kasyafani, yang kini
melepas hijab menjadi perhatian publik. Hal ini diketahui dari unggahan terbaru Marshanda di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut,
Marshanda menjelaskan bahwa keputusan sang anak dilakukan dengan penuh kesadaran dan melalui proses komunikasi yang terbuka antara ibu dan anak. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memaksakan sesuatu yang belum sepenuhnya dipahami oleh
Sienna.
"Saya tidak mendukung pilihan untuk menjadi sesat. Yang saya dukung adalah belajar mengenal diri melalui proses yang jujur,"
Baca juga: Potret Harmonis Marshanda, Ben Kasyafani, dan Istri saat Hadir di Wisuda Sienna"Kalau jalan-Nya Sienna pakai hijab lagi atau tidak, itu diluar pengaruh dan kuasa saya. Arogan sekali, kalau saya merasa berhak dan bisa atur takdir Sienna lebih dari Allah SWT bisa melakukannya.Bukan tempatnya saya mempengaruhi pilihan hidup Sienna," tulis
Marshanda dalam unggahan Instagram, Kamis (26/3/2026).
Marshanda mengungkapkan bahwa sebagai orang tua, ia memilih untuk mendampingi dan memberikan
pemahaman secara bertahap mengenai nilai-nilai kehidupan, termasuk dalam
hal beragama. Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat agar anak merasa aman untuk berdiskusi dan bertanya.
"Sebagai orang tua, tugas kita adalah menjadi versi terbaik diri, melahirkan anak kita yang secara alaminya akan "sehat" jika ia mengambil keputusan hidup bukan karena mencontoh siapapun tanpa mengimaninya dengan segenap hati. Sebagai orangtua, jangan sampai anakku Sienna ambil jalan hidup hanya untuk menyenangkan Ibunya atau Ayahnya," tambah mantan istri Ben Kasyafani ini.
Menurutnya, perjalanan spiritual setiap individu, termasuk anak-anak, merupakan proses yang tidak instan. Oleh karena itu, ia ingin memberi ruang bagi Sienna untuk belajar dan memahami makna di balik setiap pilihan yang diambil.
Baca juga: Diet Intermittent Fasting, Rahasia Marshanda Sukses Turunkan Berat Badan 17kg"Aku menghormati proses Sienna sekarang, persis sama sebagaimana aku menghormati proses Sienna sebelum ini.
I embrace, celebrate, and love my daughter with all her colors (Aku menerima, merayakan, dan mencintai putriku dengan seluruh warna dalam dirinya)," ungkapnya.
Unggahan tersebut pun menuai beragam respons dari warganet. Sebagian memberikan dukungan terhadap pendekatan pengasuhan yang dilakukan Marshanda, sementara lainnya mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak, khususnya dalam hal kewajiban sebagai seorang Muslimah.
"Manusia nggak ada hak untuk menjudge kehidupan orang lain. Hanya Allah yang punya wewenang akan hal itu, sebagai sesama kita hanya diminta untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan mendoakan menutup aurat itu hukumnya WAJIB bagi seorang muslimah," kata salah satu warganet.
"Paham banget karena gue pernah di posisi Sienna, pas belajar pakai hijab yaa masih suka buka tutup hijab. Menurut gue berhijab itu butuh proses yang tidak mudah dan Caca ini termasuk ibu yang bijak sih. Intinya senyamannya anak untuk berproses, anak juga punya hak menentukan. Kita sebagai netijen doakan aja proses Sienna berjalan ke arah yang baik," tambah yang lain.
"Hidayah punya Allah.. yg terbaik yg bisa caca lakuin (selain mgkn memberi contoh) adalah mendoakan. Bukan pasrah. Tetap didoakan smoga keturunannya berhijab. Klo suatu saat Sienna berhijab lagi, itu krn hidayah Allah TAPI lewat ibunya yg terus mendoakan kebaikan anaknya," sahut pengikut lainnya.
Baca juga: Masya Allah, Sienna Putri Marshanda Putuskan Berhijab di Usia 10 TahunMeski menuai pro dan kontra, Marshanda berharap publik dapat menghormati privasi serta proses yang tengah dijalani oleh dirinya dan sang anak.
"Semua balik ke kemampuan masing-masing untuk bisa menghormati hak asasi manusia. Dan, justru yang
truly religious & mempraktekkan ajaran agama dalam darah daging dan jiwanya, adalah yang hanya tersenyum melihat postingan ini tanpa ada keinginan untuk point out "kamu salah" atau "ini yang lebih benar", dll,"
"Kalau berdasarkan kitab, ada ajarannya kan? Agamamu, agamamu, agamaku, agamaku," pungkasnya.
(est)