LANGIT7.ID-Makassar; Kerja sama antara dunia pendidikan dan perbankan syariah kembali diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Yayasan Wakaf UMI dengan Bank Syariah Nasional (BSN). Penandatanganan berlangsung di Menara BSN, Jakarta Pusat.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat peran kedua institusi dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis nilai serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan sektor pendidikan dengan layanan keuangan syariah.
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan yang aman dan berbasis teknologi. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Masrurah Mokhtar, menilai kerja sama ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan baik. “Kami berharap kolaborasi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga masyarakat,” ujar dia dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Mansyur Ramly, melihat kemitraan ini sebagai bagian dari upaya menuju sistem ekonomi yang selaras dengan prinsip syariah. “Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan, tetapi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan dan memperkuat ekonomi syariah untuk masa depan umat,” tegasnya.
Rektor UMI, Hambali Thalib, menilai kolaborasi tersebut membuka ruang pengembangan pendidikan sekaligus pembentukan karakter mahasiswa. Program yang akan dijalankan mencakup pembiayaan pendidikan, peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan, penguatan ekosistem kampus berbasis nilai, hingga penyediaan beasiswa.
Sebagai implementasi kerja sama, BSN menyalurkan manfaat Giro Program Penghargaan Operasional (PPO) kepada UMI dalam bentuk paket umroh platinum bagi dosen dan karyawan serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Total nilai bantuan mencapai Rp3,6 miliar, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
(lam)