LANGIT7.ID-Pangkalpinang; Penutupan rangkaian Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKISAH) 2026 menegaskan dampak nyata pada sektor usaha mikro. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini berhasil mendorong transaksi UMKM hingga mencapai Rp219 juta, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Capaian tersebut berasal dari partisipasi 52 pelaku UMKM yang terlibat dalam bazar. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari makanan dan minuman halal, kerajinan, hingga olahan berbasis limbah plastik. Peningkatan nilai transaksi tercatat mencapai 75 persen, menunjukkan pertumbuhan minat masyarakat terhadap produk ekonomi syariah.
Selain aktivitas ekonomi, program ini juga memperkenalkan inovasi berbasis sosial melalui peluncuran Wakaf Digital Bangka Belitung. Inisiatif tersebut dijalankan lewat platform “Satu Wakaf” dengan konsep wakaf produktif yang dikaitkan dengan kepedulian lingkungan melalui “wakaf waste box”. Sejak dimulai pada Februari 2026, program ini telah menghimpun dana sebesar Rp23 juta dari masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menilai penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan positif. “BEKISAH 2026 menjadi momentum untuk terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif serta berdampak bagi masyarakat,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026).
Berbagai agenda turut mewarnai kegiatan, mulai dari talkshow kebanksentralan, diseminasi laporan perekonomian daerah, hingga pelatihan juru sembelih halal. Gerakan wakaf berbasis lingkungan juga diperkenalkan, bersamaan dengan upaya penguatan peran masjid dalam mendukung kemaslahatan umat.
Pada hari terakhir, rangkaian acara diisi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta lomba mewarnai yang diikuti puluhan peserta. Talkshow terkait peran masjid menghadirkan Anggy F. Sulaiman sebagai narasumber, memperkaya diskusi mengenai kontribusi institusi keagamaan dalam ekonomi syariah.
Panitia juga mengumumkan pemenang dari tujuh kategori lomba, yakni cerdas cermat, duta wakaf, dakwah ekonomi syariah, modest fashion designer, konten ekonomi syariah, mewarnai, dan senandung Islami.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tabligh akbar di Masjid Agung Kubah Timah, Pangkalpinang, yang menghadirkan ustaz nasional Ahmad Zacky Mirza. Penutup ini sekaligus menegaskan integrasi antara penguatan ekonomi syariah dan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan BEKISAH 2026.
Rommy menambahkan bahwa hasil yang dicapai mencerminkan peluang besar dalam mengintegrasikan keuangan sosial syariah dengan upaya pelestarian lingkungan. Ia berharap keberlanjutan program ini dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
(lam)