LANGIT7.ID-Roma; Salah satu unggulan tuan rumah Italia, Luciano Darderi, berhasil melewati pertarungan sengit melawan remaja Spanyol Rafael Jodar dengan skor 7-6(5), 5-7, 6-0 dalam laga yang menegangkan selama tiga jam yang berlangsung hingga dini hari Kamis, untuk melaju ke semifinal Italian Open. Kemenangan Darderi yang disupport penuh penonton pendukungnya telah memperpanjang penampilan terbaiknya sepanjang karier di turnamen Masters 1000.
Baru saja meraih kemenangan penting atas unggulan kedua Alexander Zverev di babak sebelumnya, petenis Italia ini membawa momentumnya ke pertandingan perempatfinal larut malam di Campo Centrale, di mana para penonton yang bersemangat tetap bertahan meskipun jadwal mundur akibat hujan yang sempat turun.
Pertandingan ini juga sempat dihentikan sebentar di set pertama karena asap dari kembang api di Stadio Olimpico tetangga—yang saat itu menjadi tuan rumah final Coppa Italia antara Inter Milan dan Lazio—melayang masuk ke kawasan Foro Italico.
![Keperkasaan Rafael Jodar Dilumpuhkan Darderi dan Supporter Tuan Rumah Italia Open, di Semifinal Darderi Bertemu Caspet Ruud]()
Kabut asap tersebut mengurangi jarak pandang dan mengganggu sistem elektronik penentu bola mati. Saat pertandingan dilanjutkan, Darderi bangkit dari ketertinggalan 2-5 di tiebreak untuk merebut set pertama di hadapan pendukung tuan rumah.
Unggulan ke-18 ini tampak akan menang mudah setelah unggul 3-0 di set kedua, tetapi Jodar merespons dengan impresif untuk menyamakan kedudukan. Pemain Spanyol itu menyelamatkan dua match point, bertahan hingga skor 5-5, kemudian mematahkan servis lagi sebelum melayani sendiri untuk merebut set kedua dan memaksa set penentu.
![Keperkasaan Rafael Jodar Dilumpuhkan Darderi dan Supporter Tuan Rumah Italia Open, di Semifinal Darderi Bertemu Caspet Ruud]()
Upaya tersebut tampaknya menguras tenaga Jodar (19 tahun) di set ketiga. Ia dua kali kehilangan servis, dan Darderi kembali menguasai permainan untuk menutup kemenangan.
"Ini mungkin kemenangan terbaik dalam karier saya, berkat dukungan penonton dan segalanya di Roma ini," kata Darderi dalam wawancara di lapangan.
"Ini pertama kalinya saya di semifinal, sungguh mimpi bisa bermain di sini. Laga ini sulit karena kami mulai sekitar pukul 11 malam, lapangan sangat lambat... Saya terus berjuang, dan saya sangat bahagia tentang itu."
Darderi akan menghadapi Casper Ruud di babak semifinal setelah petenis Norwegia itu mengalahkan Karen Khachanov dari Rusia dengan skor 6-1, 1-6, 6-2 pada Rabu sebelumnya.
Ruud tampak sangat dominan setelah melesat di set pertama sebelum hujan menghentikan pertandingan di awal set kedua selama hampir dua setengah jam.
Jeda panjang itu dimanfaatkan Khachanov untuk mengatur ulang strategi dan membalikkan momentum. Petenis Rusia itu menyamakan kedudukan setelah mencetak 11 winner dan hanya melakukan satu unforced error di set kedua.
Ruud kemudian menenangkan diri di set ketiga dan menyenangkan penonton dengan pukulan tweener yang spektakuler dalam perjalanannya mengamankan kemenangan sekaligus mencapai semifinal di Roma untuk pertama kalinya sejak 2023.(*/saf/CNA)
(lam)