Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 20 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

RUYU, Inovasi Rumah Adaptif Banjir Karya Mahasiswa Arsitektur Raih Juara Nasional

dwi sasongko Rabu, 20 Mei 2026 - 13:59 WIB
RUYU, Inovasi Rumah Adaptif Banjir Karya Mahasiswa Arsitektur Raih Juara Nasional
foto tim dari kiri ke kanan: abdel, kafi, dan zhafif. (Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Mahasiswa Program Studi Sarjana Arsitektur, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa FT UB berhasil meraih Juara 1 dalam Sayembara Wakaf Desain Arsitektur Rumah Pasca Bencana Banjir Sumatera yang diselenggarakan oleh Yayasan Arsitektur Hijau Nusantara bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Jawa Barat.

Tim peraih juara terdiri atas Zhafif Iltsar Hasanudin, Abdel A’la Musyahidan Al Ambari, dan Kafi Rizal Fawwaz. Ketiganya menghadirkan karya desain inovatif bernama RUYU, sebuah konsep hunian adaptif yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan kehidupan masyarakat di wilayah rawan banjir, khususnya di Sumatera.

Dalam konsep yang diusung, RUYU tidak hanya diposisikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang hidup yang mampu beradaptasi dengan kondisi alam. Tim mahasiswa FTUB mengangkat filosofi hidup berdampingan dengan lingkungan, bukan melawan arus alam yang kerap memicu bencana.

“Bagi sebagian dari kita, rintik hujan tak lagi membawa sejuk, melainkan debar kecemasan akan banjir yang merenggut ruang hidup dan ketenangan”, tulis tim dalam narasi konsep desainnya. Berangkat dari keresahan tersebut, mereka mencoba menghadirkan solusi arsitektur yang lebih manusiawi, fleksibel, dan berkelanjutan.

RUYU, Inovasi Rumah Adaptif Banjir Karya Mahasiswa Arsitektur Raih Juara Nasional

Konsep RUYU mengadaptasi kearifan lokal rumah panggung Nusantara dengan mengangkat ruang utama keluarga ke bagian atas bangunan. Sementara area bawah rumah dirancang terbuka agar genangan air dapat mengalir tanpa merusak aktivitas utama penghuni. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengurangi dampak banjir sekaligus menjaga keamanan penghuni saat debit air meningkat.

Selain itu, bagian lantai bawah dirancang sangat fleksibel dengan penggunaan perabot yang mudah dibongkar pasang dan dipindahkan. Dengan konsep tersebut, penghuni dapat dengan cepat mengamankan barang-barang berharga ke lantai dua ketika terjadi banjir. Ruang lantai atas pun difungsikan sebagai area perlindungan sementara yang aman dan nyaman bagi keluarga hingga kondisi kembali normal.

Tidak hanya mengedepankan aspek teknis bangunan, RUYU juga dirancang dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antarwarga. Rumah ini bahkan memungkinkan pengembangan ruang secara bertahap seiring bertambahnya anggota keluarga di masa depan. Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana arsitektur dapat menjadi solusi sosial sekaligus ekologis bagi masyarakat terdampak bencana.[drn/Humas UB]

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 20 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)