LANGIT7.ID-Jakarta; Nama Johan Manzambi mendadak menjadi perbincangan di Piala Dunia 2026 setelah tampil luar biasa saat membawa Swiss menang telak 3-0 atas Bosnia dan Herzegovina pada laga kedua Grup B.
Pemain berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan waktu singkat untuk mencuri perhatian dunia. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72, Manzambi langsung memberikan dampak besar bagi tim berjuluk Nati.
Hanya dua menit setelah menginjak lapangan, wonderkid Swiss tersebut mencetak gol pembuka melalui tendangan voli spektakuler. Ia kemudian menambah gol keduanya pada menit ke-90 untuk memastikan kemenangan 3-0 Swiss.
Penampilan gemilang itu membuat Manzambi terpilih sebagai Superior Player of the Match.
"Sejujurnya, ini luar biasa. Ini adalah brace pertama dalam karier saya, dan terjadi di Piala Dunia," kata Manzambi kepada FIFA seusai pertandingan.
"Mencetak dua gol di depan para suporter dan keluarga saya sangat menyenangkan. Saya rasa saya tidak akan bisa tidur malam ini."
Penampilan sensasional tersebut semakin mengukuhkan status Manzambi sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Sepanjang musim bersama klub Bundesliga Jerman, SC Freiburg, Manzambi tampil impresif hingga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Swiss tahun 2025.
Meski dikenal sebagai pemain menyerang yang kreatif, fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan terbesarnya. Pada paruh kedua musim lalu, ia lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan oleh Freiburg.
Peran itu dijalankannya dengan sangat baik. Manzambi membantu Freiburg mencapai final Eropa pertama dalam sejarah klub. Ia bahkan mencetak gol pada leg kedua semifinal yang mengantar Freiburg lolos ke final UEFA Europa League.
Atas performa cemerlang tersebut, Manzambi juga meraih penghargaan Discovery of the Season sebagai pemain muda terbaik kompetisi.
Di tim nasional Swiss yang dihuni banyak pemain berpengalaman, Manzambi sejauh ini lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Namun efektivitasnya sulit diabaikan.
Dua gol ke gawang Bosnia membuat koleksi golnya menjadi tiga gol dari 13 penampilan bersama tim nasional Swiss.
Kecepatan serta kemampuan bermain dari kotak penalti ke kotak penalti membuatnya menjadi senjata ideal untuk menghadapi lawan yang mulai kelelahan.
Pelatih Swiss Murat Yakin pun tak ragu memberikan pujian tinggi kepada pemain mudanya tersebut.
"Johan adalah sosok yang selalu bahagia dan memiliki kemampuan sepak bola yang luar biasa. Kami bisa memainkannya secara fleksibel, lebih bertahan, di lini tengah, ataupun di sayap sebagai penyerang," ujar Yakin.
"Dia adalah pemain jalanan yang membutuhkan kebebasan. Dalam fase menyerang, dia memiliki kebebasan penuh. Anda melihatnya hari ini. Dia bisa melakukan tekanan, memiliki kemampuan dribel yang bagus dan mampu menyelesaikan peluang."
Manzambi mengungkapkan bahwa sebelum masuk lapangan, sang pelatih hanya memberikan beberapa instruksi sederhana.
"[Yakin] memberi saya beberapa masukan taktis dan teknis, lalu mengatakan agar saya memainkan permainan saya sendiri."
Malam bersejarah di Los Angeles itu juga membuat Manzambi masuk buku rekor sepak bola Swiss.
Ia menjadi pemain Swiss termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sejak 1950. Tak hanya itu, ia juga tercatat sebagai pemain Swiss pertama yang mencetak brace setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Rekor lainnya, Manzambi kini menjadi pencetak dua gol termuda dalam sejarah Swiss di ajang Piala Dunia.
Bahkan dua jam setelah pertandingan berakhir, senyum masih terus menghiasi wajah sang pemain.
"Bagi saya ini luar biasa," kata Manzambi berulang kali.
"Ini adalah mimpi masa kecil."
Menariknya, sebelum Piala Dunia dimulai, tepatnya pada Mei lalu, Manzambi sempat mengungkapkan harapannya untuk setidaknya menyumbang satu assist bagi Swiss.
Namun ternyata ia memiliki target yang lebih besar.
"Target saya adalah mencetak dua gol di Piala Dunia, dan sekarang saya sudah memiliki dua gol. Tapi saya berharap masih ada lebih banyak lagi."
Berkat penampilan fenomenal tersebut, Manzambi kini menjadi kandidat kuat untuk tampil sebagai starter saat Swiss menghadapi Kanada dalam laga penentuan Grup B pada Rabu mendatang.
Jika kembali tampil gemilang, reputasinya sebagai salah satu pemain muda paling menarik di dunia dipastikan akan semakin melambung.
Saat ditanya apakah ini merupakan hari terbaik dalam hidupnya sejauh ini, Manzambi menjawab sambil tersenyum lebar.
"Ya, saya pikir begitu."
(lam)