LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Afrika Selatan kembali harus membayar mahal awal pertandingan yang buruk saat menghadapi Republik Ceko pada laga Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Atlanta, Kamis (18/6/2026). Baru lima menit laga berjalan, gawang Afrika Selatan sudah kebobolan setelah Republik Ceko tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.
Tekanan Republik Ceko sebenarnya sudah terlihat sejak menit pertama. Penyerang andalan mereka, Patrik Schick, memperoleh peluang emas melalui sundulan bebas di tiang jauh. Namun kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan setelah bola mengarah lemah dan masih bisa diamankan kiper Ronwen Williams.
Afrika Selatan yang tampak belum menemukan ritme permainan kembali mendapat tekanan bertubi-tubi. Setelah beberapa kali membangun serangan dari sisi sayap, Republik Ceko akhirnya memecah kebuntuan pada menit kelima melalui Michal Sadilek.
Gol bermula dari lemparan ke dalam cepat yang diarahkan kepada Adam Hlozek di dekat garis belakang. Bola kemudian dikembalikan ke area depan kotak penalti dan diteruskan Tomas Sojka dengan umpan pendek yang membuka ruang bagi Sadilek. Gelandang Republik Ceko itu menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa timnya unggul 1-0.
Keunggulan tersebut menjadi ganjaran atas start impresif Republik Ceko yang tampil lebih siap dan terorganisasi. Sebaliknya, Afrika Selatan terlihat kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan pada menit-menit awal.
Setelah tertinggal, Afrika Selatan mulai menunjukkan reaksi. Mereka perlahan menguasai bola dan berusaha membangun serangan melalui sayap kanan maupun tengah lapangan. Peluang sempat tercipta melalui Oswin Appollis yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-12, namun bola hanya mengenai sisi luar jaring gawang.
Peluang lain datang pada menit ke-15 ketika Khuliso Mudau mengirimkan umpan silang berbahaya ke kotak penalti. Iqraam Rayners berhasil menyambut bola, tetapi penyelesaiannya masih melebar dari sasaran.
Meski mulai mampu menguasai jalannya pertandingan, Afrika Selatan tetap menghadapi masalah yang sama, yakni kurang tajam pada momen-momen krusial. Beberapa kali serangan yang dibangun dengan baik gagal menghasilkan peluang bersih karena buruknya sentuhan akhir maupun keputusan di area sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Republik Ceko tampil lebih disiplin dalam bertahan dan mampu meredam tekanan lawan. Hingga turun minum, keunggulan 1-0 untuk Republik Ceko tetap bertahan.
Gol cepat Sadilek menjadi pembeda dalam babak pertama yang memperlihatkan kontras performa kedua tim. Republik Ceko langsung tampil menekan sejak awal, sedangkan Afrika Selatan kembali harus mengejar ketertinggalan setelah memulai pertandingan dengan lambat.
Narasi babak pertama ini sekaligus memperlihatkan masalah yang belum mampu diatasi Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Ketika lawan tampil agresif sejak menit awal, mereka kembali kesulitan beradaptasi dan harus menerima hukuman cepat yang akhirnya menjadi pembeda hingga jeda pertandingan.
(lam)