LANGIT7.ID-Jakarta; Debut legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro, di panggung Piala Dunia 2026 bersama Uzbekistan berakhir dengan hasil pahit. Tim berjuluk White Wolves harus mengakui keunggulan Kolombia dengan skor 1-3 pada laga Grup K yang berlangsung di Mexico City Stadium, Kamis (18/6/2026).
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Uzbekistan sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada babak kedua. Namun, momentum yang berhasil dibangun anak asuh Cannavaro itu hilang begitu saja setelah Kolombia kembali unggul hanya beberapa menit setelah skor menjadi imbang.
Sejak awal pertandingan, Uzbekistan sebenarnya tampil cukup disiplin menghadapi gempuran Kolombia yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman. Meski demikian, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Cannavaro melakukan perubahan dengan memasukkan beberapa pemain segar untuk meningkatkan intensitas serangan. Keputusan tersebut sempat membuahkan hasil.
Pada menit ke-60, Abbos Fayzullaev berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu lahir setelah Eldor Shomurodov melakukan aksi akrobatik di depan gawang yang gagal diamankan sempurna oleh kiper Kolombia. Bola muntah langsung disambar Fayzullaev untuk menghidupkan harapan Uzbekistan.
Gol tersebut membuat Uzbekistan tampil lebih percaya diri. Mereka bahkan sempat menguasai momentum dan membuat Kolombia berada di bawah tekanan.
Namun situasi berubah sangat cepat.
Lima menit setelah gol penyeimbang itu, Kolombia kembali unggul melalui Luis Diaz. Gol tersebut membuat Uzbekistan kehilangan ritme permainan yang sebelumnya mulai berkembang.
Cannavaro terlihat beberapa kali memberikan instruksi dari pinggir lapangan untuk mengembalikan organisasi permainan timnya. Akan tetapi, Kolombia bermain lebih tenang dan memilih menunggu kesempatan melalui serangan balik.
Uzbekistan sebenarnya masih berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat gol penyama kedudukan tak kunjung datang.
Saat White Wolves fokus menyerang, Kolombia justru memastikan kemenangan pada masa injury time. Gol ketiga dicetak Jaminton Campaz pada menit ke-90+9 melalui sundulan yang menutup perlawanan Uzbekistan.
Hasil ini membuat Cannavaro harus menerima kenyataan pahit pada laga pertamanya di Piala Dunia sebagai pelatih Uzbekistan. Meski kalah, mantan kapten timnas Italia tersebut tetap bisa mengambil sisi positif dari performa timnya yang sempat merepotkan Kolombia pada babak kedua.
Baca juga: Mimpi Uzbekistan Buyar dalam 5 Menit, Kesalahan Kiper Jadi Petaka saat Hadapi KolombiaTantangan berikutnya bagi Cannavaro adalah membangkitkan mental para pemain Uzbekistan agar tetap menjaga peluang lolos dari Grup K. Pasalnya, kekalahan di laga pembuka membuat tekanan semakin besar menjelang pertandingan berikutnya.
Bagi Kolombia, kemenangan ini menjadi modal berharga dalam persaingan grup. Sementara bagi Cannavaro, perjalanan di Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, meski harus dibuka dengan hasil yang jauh dari harapan.
(lam)