LANGIT7.ID-Paris; Kylian Mbappe, sang bintang sepakbola Prancis yang cahaya bintangnya di piala dunia mengagumkan dunia, ternyata punya kisah keluarga yang menarik sekaligus mengharukan.
Adalah Wilfrid Mbappé dan Fayza Lamari kedua orangtua Kylian Mbappe. Saat itu, Wilfrid Mbappe dan Fayza Lamari sedang bahagia menyambut kelahiran putra mereka, Kylian, pada Desember 1998. Pasangan yang kini sudah berpisah ini memiliki dua anak lainnya: putra sulung Jirès Kembo Ekoko, lahir Januari 1988 yang kemudian mereka adopsi, serta putra bungsu Ethan, lahir Desember 2006.
Dunia olahraga memang mengalir deras dalam darah Kylian. Wilfrid adalah mantan pelatih sepak bola usia muda untuk AS Bondy (Association Sportive de Bondy) di pinggiran kota Paris, sementara Fayza adalah mantan pemain bola tangan profesional.
Kylian bergabung dengan tim muda AS Bondy saat berusia 6 tahun, seperti dikutip dari Britannica. Menjadi pesepak bola profesional sudah menjadi impian Kylian sejak kecil.
"Ayahku melatih kakakku, dan setiap kali aku pergi ke stadion, aku selalu berpikir, 'Ya, aku ingin seperti mereka,'" ujar Kylian kepada WSJ. Magazine pada September 2022.
Meski Wilfrid dan Fayza berpisah pada 2021, mereka tetap mendukung anak-anak mereka dan bekerja sama mengelola karier sepak bola profesional putra-putranya. Keduanya terlihat hadir di Piala Dunia 2026, di mana mereka memberi dukungan untuk Kylian dan tim nasional Prancis.
*Berikut semua yang perlu diketahui tentang orang tua Kylian Mbappé, Wilfrid Mbappé dan Fayza Lamari*
Wilfrid asli Kamerun, sedangkan Fayza adalah orang Prancis keturunan Aljazair, menurut Britannica.
Pada Juli 2023, Kylian untuk pertama kalinya mengunjungi kampung halaman ayahnya di Kamerun, seperti dilansir Reuters.
"Ini suatu kehormatan bagiku bisa berada di sini, di negara asalku, bersama keluargaku, bertemu orang-orang di sana," ujarnya dalam konferensi pers di Yaoundé. "Mereka menunjukkan kasih sayang padaku... dan aku sangat berterima kasih."
Wilfrid dan Fayza memiliki latar belakang di dunia olahragaSelama dua dekade, Wilfrid melatih sepak bola usia muda di AS Bondy, sebuah klub sepak bola di pinggiran Paris yang terkenal melahirkan pemain bintang, termasuk William Saliba, Jonathan Ikoné, dan lainnya.
Pada akhir 1990-an, Fayza berkompetisi sebagai pemain bola tangan profesional di divisi utama Prancis untuk klub di Bondy, menurut ESPN.
"Dia adalah sosok simbolis dari klub bola tangan Bondy," kata Jean-Louis Kimmoun, mantan presiden klub tersebut, kepada Le Parisien pada 2017 (via The Athletic). "Dia tumbuh tepat di seberang gedung pertandingan kami dan banyak saudaranya yang bermain untuk klub. Di lapangan, dia adalah petarung dan terkadang situasi berjalan cukup kasar saat berhadapan dengan lawan-lawannya. Banyak dari mereka yang ingat bermain melawan Fayza."
Fayza kemudian menjadi koordinator di departemen rekreasi lokal Bondy, menurut The Athletic.
Mereka berpisah pada 2021Wilfrid dan Fayza bersama selama bertahun-tahun sebelum resmi berpisah pada 2021. Fayza mengonfirmasi perpisahan tersebut dalam wawancara dengan Le Parisien pada Oktober 2021, mengatakan (via Parents), "Kami berpisah beberapa bulan lalu, aku dan ayahnya."
Kylian pernah angkat bicara membela orang tuanya. "Perceraian orang tuaku diberitakan di media? Ya. Orang tuaku sudah dewasa. Apakah itu terekspos ke semua orang? Ya, itu sama sekali tidak normal. Dan kemudian hal itu dibahas di TV, di acara bincang-bincang biasa," ujarnya dalam acara Clique (via Le 10 Sport) pada Maret 2025. "Itu perceraian nasional, perceraian ala Prancis. Perceraian orang tuaku adalah perceraian nasional."
Namun, dia menjelaskan bahwa setelah berpisah, "kedua orang tuaku bahagia," dan menambahkan, "semuanya berakhir dengan baik."
Sejak perpisahan itu, keduanya terlihat mendukung putra-putra mereka di pertandingan sepak bola dan konferensi pers. Terbaru, mereka hadir di pertandingan Piala Dunia 2026 di New Jersey dan Pennsylvania.
Wilfrid dan Fayza memiliki tiga anakWilfrid dan Fayza dikaruniai Kylian pada 20 Desember 1998, dan Ethan pada 29 Desember 2006. Putra sulung mereka, Jirès, lahir pada 8 Januari 1988 di Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo) dan kemudian diadopsi oleh keluarga.
Ketiga bersaudara itu adalah pesepak bola. Jirès bermain untuk beberapa tim sepak bola sepanjang kariernya, termasuk tim Prancis Stade Rennais dan Al-Nasr dari Dubai. Terakhir ia bermain untuk klub Turki Bursaspor pada 2019.
Kylian dan Ethan pernah bermain bersama untuk tim sepak bola Paris Saint-Germain selama satu musim, saat Kylian berusia 25 tahun dan Ethan 16 tahun. Ethan kini bermain untuk Lille Olympique Sporting Club di Ligue 1.
Mereka membantu mengelola perusahaan putra merekaWilfrid bertindak sebagai penasihat sepak bola untuk Kylian, menurut The Athletic. Sementara itu, sang ibu, Fayza, menangani negosiasi kontraknya dan menjadi presiden perusahaannya, Interconnected Ventures — sebelumnya bernama KEWJF, yang merupakan singkatan dari Kylian, Ethan, Wilfrid, Jirès, dan Fayza, menurut outlet yang sama.
Perusahaan ini menangani semua pengaturan komersial dan pemasaran Kylian, serta investasi lainnya.
"Proyek Mbappe pertama-tama adalah proyek keluarga yang dipimpin oleh ibu dan ayahnya," ujar Delphine Guegan, penasihat profesional keluarga tersebut, kepada The Athletic. "Selama musim profesional pertama Mbappe, lingkaran pendukungnya terstruktur dan secara bertahap menjadi profesional. Kini ia menjadi bisnis keluarga yang kecil, penuh perhatian, dan baik hati, yang sadar akan dunia sepak bola dan kekurangannya."
Pada Juli 2024, grup investasi mereka mendapatkan saham mayoritas di klub Ligue 2, Caen, menurut CBS Sports.(*/saf/people.com)
(lam)