LANGIT7.ID - Meski belum setenar candi-candi besar yang ada di Jawa Tengah, nyatanya Candi Ngempon menjadi salah satu destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Candi Ngempon atau yang biasa di sebut Candi Muncul adalah salah satu dari candi Hindu yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Terletak di Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Candi Ngempon berjarak sekitar dua kilometer dari Pasar Karangjati.
Candi Ngempon terdiri atas sembilan candi, tetapi hanya empat saja yang telah direkonstruksi atau dibangun. Sepintas candi-candi tersebut tampak sama, tetapi ada satu candi yang berukuran lebih besar.
![Berwisata ke Candinya Para Empu di Kabupaten Semarang]()
"(Candi Ngempon-foto: instagram/ @candi_ngempon)"
Candi ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja tahun 1952 oleh warga bernama Kasri. Saat itu dia sedang mencangkul di sawah bersama kakeknya. Pada awal penemuan hanya ditemukan batu andesitpolos berukuran 40 m2, tetapi setiap mencangkul ditemukan batu lebih banyak lagi.
Selain batu-batu yang berserakan, terkadang ditemukan arca yang masih utuh seperti Durga, Ganesha, Kinara Kinari, dan nandi. Arca-arca tersebut berukuran satu meteran. Arca-arca tersebut kini disimpan di Museum Ronggowarsito Semarang. Meski demikian, saat pertama ditemukan, masih berupa reruntuhan karena candi tersebut diduga terkena longsoran tanah.
Hingga kemudian dipugar menjadi Candi Ngempon. Hingga kini, Candi Ngempon masih digunakan untuk tempat ibadah umat Hindu saat hari raya besar seperti Galungan dan Nyepi. Saat musim liburan tiba, banyak wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara datang untuk mengunjungi candi tersebut.
Tidak jauh dari lokasi Candi Ngempon, terdapat sebuah petirtaan kuno bernama Petirtaan Derekan. Petirtaan air panas yang berada tepat di tengah sawah itu memiliki fungsi sebagai penyucian tubuh sebelum beribadah di candi.
Meski Candi Ngempon dipakai untuk umat Hindu, Sobat Langit7 tak perlu khawatir jika berwisata kesana. Nyatanya di sekitar Candi terdapat tempat ibadah bagi muslim. Pun demikian, soal kuliner halal tak perlu dipertanyakan lagi. Sebab, hampir semua warung-warung yang berjejar kuliner halal tersedia cukup banyak.
(sof)