LANGIT7.ID-London; Jose Mourinho disebut-sebut "terkesan" dengan Trent Alexander-Arnold, menurut berbagai laporan, hanya beberapa minggu setelah memulai masa jabatannya yang kedua sebagai pelatih Real Madrid.
Bek asal Inggris yang hengkang dari Liverpool itu menghadapi musim yang sangat penting, satu tahun setelah pindah ke Los Blancos, menyusul musim perdananya yang sulit.
Alexander-Arnold memaksa pindah ke Real Madrid saat kontraknya di Anfield hampir habis, dengan Liverpool menyetujui biaya sekitar Rp 211 miliar untuk melepas sang bintang lebih awal demi Piala Dunia Antarklub.
Namun, bek kanan tersebut kesulitan membangun momentum selama musim liga, karena cedera parah sangat membatasi waktu bermainnya.
Situasi kacau di Real Madrid juga ikut mempengaruhi, di mana klub kembali menjalani musim penuh kedua tanpa meraih satu pun gelar.
Musim tersebut juga diwarnai sejumlah pergantian pelatih. Xabi Alonso dipecat di tengah musim, lalu Alvaro Arbeloa mengambil alih hingga akhir musim sebelum kontraknya berakhir.
Dengan kembalinya Mourinho secara mengejutkan, ada harapan bahwa Los Blancos bisa kembali ke puncak dengan lebih terkendali, ditambah jendela transfer untuk mendukung investasi pada pelatih anyar.
Klub pun mendatangkan Denzel Dumfries, yang bisa bersaing dengan Alexander-Arnold di pos bek kanan. Sebagian pihak bahkan mempertanyakan apakah Alexander-Arnold cocok dengan gaya kepelatihan Mourinho.
Namun, BBC Sport melaporkan bahwa Mourinho justru terkesan dengan bek kanan itu, karena ia menghargai penampilan dan fleksibilitas yang diberikannya kepada tim.
Mengingat kemampuannya untuk bergerak ke area tengah seperti seorang gelandang, pelatih kepala bisa mendapatkan manfaat besar dari sang bek ke depannya.
Masih harus dilihat apakah teori itu akan berhasil dalam praktiknya, seiring Real Madrid yang terus mematangkan persiapan menjelang musim baru yang akan dimulai pada 22 Agustus.
Sang bek memulai laga pramusim pertama sebagai bek kanan, tampil melawan Fiorentina, sementara Dumfries ditempatkan sebagai pemain sayap kanan dalam pertandingan tersebut.
Peran mereka agak dibalik pada laga berikutnya melawan Ferencvaros, di mana pemain internasional Belanda itu menjadi starter, lalu rekannya asal Inggris masuk dari bangku cadangan di babak kedua.
Dengan musim sulit yang kini telah berlalu, Alexander-Arnold bertekad menjadi pemain andalan yang tampil konsisten bagi Real Madrid, yang bisa menjadi penentu bagi sisa kariernya di sana.(*/saf/liverpool)
(lam)