Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 16 Agustus 2026
home sports detail berita

Saya Tolak Barcelona demi Bertahan di Liverpool setelah Manajer Beri Saya Honor Lebih Besar

sururi al faruq Ahad, 16 Agustus 2026 - 18:44 WIB
Saya Tolak Barcelona demi Bertahan di Liverpool setelah Manajer Beri Saya Honor Lebih Besar
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-London; Momo Sissoko pernah mengungkapkan bahwa ia menolak pendekatan dari Barcelona demi tetap bertahan di Liverpool. Gelandang eks-Reds ini menghabiskan tiga tahun di klub tersebut antara 2005 dan 2008, dan berhasil menjadi salah satu favorit para suporter Anfield.

Sama seperti Ronald Araujo yang begitu ingin pindah ke Liverpool sampai rela menerima gaji lebih rendah, pemain asal Mali ini mengutamakan kebahagiaannya di atas segalanya ketika mengetahui ketertarikan klub Katalan tersebut pada musim panas 2007.

Sissoko, yang kini berusia 41 tahun, telah meraih Piala FA pada musim sebelumnya dan tampil di final Liga Champions 2007. Ia kemudian menjelaskan alasannya kepada FourFourTwo: "Saya menolak tawaran Barcelona. Saya menerima proposal mereka dan kami sudah dalam tahap negosiasi lanjutan, tapi saya bahagia di Liverpool.

"Saya tidak mau pergi ke mana pun dan memutuskan untuk bertahan. Saya memiliki waktu yang luar biasa di Liverpool – pertandingan terbaik adalah final Piala FA melawan West Ham. Kami sempat tertinggal 2-0, lalu bangkit dan menang serta mengangkat piala."

Sissoko menjadi bagian dari lini tengah Liverpool yang diperkuat Steven Gerrard, Xabi Alonso, dan Javier Mascherano, yang kerap dinyanyikan dalam yel-yel oleh para pendukung Anfield. Berbagi lapangan dengan mantan kapten Reds dan manajer Chelsea saat itu terbukti sangat berharga bagi perkembangan Sissoko, seperti dilaporkan Liverpool Echo.

Ia menjelaskan: "Saya masih muda dan mereka mengajari saya banyak hal. Mereka berdua adalah master. Hanya dengan melihat Gerrard berlatih saja sudah menjadi pelajaran besar bagi saya. Dia tipe pemimpin yang rela mati untuk klub dan kotanya.

"Menjelang derby, dia biasa berbicara kepada seluruh tim dan berkata, 'Kami harus menang – saya lahir di sini dan saya wajib menang. Ini adalah jersey saya, klub saya, dan kota saya. Saya bisa mati untuk Liverpool – sekarang mari kita turun ke lapangan dan lakukan apa yang harus kami lakukan'.

"Dia tidak perlu membentak atau marah-marah ke pemain lain. Dia punya kemampuan untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk diucapkan."

Kedatangan Sissoko ke Liverpool pada 2005 menandai pertemuannya kembali dengan Rafa Benítez, yang sebelumnya pernah menjadi pelatihnya di Valencia, dan bersama-sama mereka meraih gelar La Liga.

Mantan bos Liverpool itu kerap membandingkan Sissoko dengan Patrick Vieira, karena atribut mereka yang mirip sebagai gelandang bertipe fisik dan kuat. Meskipun perbandingan tersebut terasa menghormati, Sissoko tidak terlalu menyukai label itu.

Ia menambahkan: "Ketika seorang manajer seperti Benítez mengatakan hal seperti itu tentang Anda, itu adalah suatu kehormatan. Tapi saya tidak ingin menjadi Vieira. Saya ingin menjadi Sissoko – berlatih dan bermain sebaik mungkin, untuk menjadi pemain terbaik yang saya bisa. Saya tidak merasakan tekanan karena perbandingan itu. Itu justru memacu saya untuk memberikan yang terbaik."

Sissoko akhirnya meninggalkan Merseyside untuk bergabung dengan Juventus, menghabiskan tiga tahun di Turin sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada 2011. Ia kemudian bermain di Spanyol, China, India, Indonesia, Meksiko, dan Hong Kong, sebelum akhirnya menggantung sepatu pada 2019 setelah singkat membela klub Prancis, Sochaux.(*/saf/liverpool)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 16 Agustus 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:01
Ashar
15:21
Maghrib
17:58
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan