LANGIT7.ID-, Arab Saudi - Program pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Arab (BIPA) kerja sama antara KBRI Riyadh dengan Universitas Majma'ah sukses dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2026.
Sebanyak 49 peserta yang merupakan angkatan pertama program tersebut telah diwisuda. Acara digelar di aula Universitas Majma'ah pada tanggal 6 September 2026 lalu.
Hadir pada kegiatan ini Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz, Rektor Universitas Majma’ah Saleh bin Abdullah Al Mezel, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh Muhammad Irfan Helmy, pengajar BIPA, dosen Universitas Majma'ah, peserta kursus BIPA, serta tamu undangan lainnya.
Atdikbud KBRI Riyadh, Muhammad Irfan Helmy, mengatakan bahwa bahasa Indonesia mudah dipelajari. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga Arab Saudi yang berminat mengikuti kursus ini.
"Penghargaan peserta yang lulus dalam program BIPA Universitas Majmaah ini menjadi bukti bahwa bahasa Indonesia diminati oleh warga Arab Saudi karena mudah dipelajari," ungkap Irfan dalam keterangannya.
Baca juga: Setelah 10 Bulan Belajar Bahasa Indonesia, Mahasiswa KNB UB Rayakan Kelulusan di BromoSementara itu, Rektor Universitas Majma'ah, Saleh bin Abdullah Al Mezel, mengatakan bahwa dirinya bersyukur atas terlaksananya program ini dengan baik dan bisa menjadi jembatan komunikasi dan budaya antar kedua negara.
"Bersyukur program ini berjalan lancar. Harapannya akan menjadi jembatan budaya antara Indonesia dengan Arab Saudi," tutur Saleh.
"Selain itu, hubungan antara Indonesia dengan Arab Saudi sudah berlangsung sejak lama, dengan adanya pembelajaran bahasa Indonesia ini, akan membawa nilai positif dan kemajuan bersama. Hubungan Indonesia dengan Arab Saudi sudah lama, semoga dengan adanya kursus bahasa Indonesia ini membawa kebaikan," sambung Saleh.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor Universitas Majma'ah, seluruh pimpinan, para direktur, dosen, dan seluruh staf Universitas Majma'ah.
Dubes Abdul menilai program yang telah berjalan ini sangat baik dan menjadi pengalaman pembelajaran bahasa Indonesia dan pengenalan budaya yang indah.
"Kami melihat betapa baiknya pengelolaan program, betapa hangatnya keramahan yang diberikan, serta besarnya perhatian kepada seluruh peserta. Semua itu menjadikan pengalaman kami dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan pengenalan budaya Indonesia sebagai pengalaman yang indah dan istimewa," tegas Abdul.
Baca juga: Al-Azhar Mesir Dukung Prodi Bahasa Indonesia dan Indonesia Center di SanaKepada para peserta kursus, Dubes Abdul mengungkapkan kebanggaan karena telah mempelajari bahasa dan budaya Indonesia.
"Anda semua telah mempelajari kosakata, tata bahasa, percakapan, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia. Yang lebih penting lagi, anda semua telah mengenal Indonesia melalui budaya, tradisi, serta kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Bagi kami, kehadiran Anda dalam program ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus pengalaman yang sangat berharga dan istimewa," jelasnya.
Pesan terakhir disampaikan Dubes Abdul kepada para peserta kursus, agar terus belajar, mencoba, dan berlatih menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. “Gunakanlah bahasa Indonesia setiap kali ada kesempatan, dan ceritakan pengalaman anda sekalian dalam mempelajarinya kepada keluarga, teman-teman, dan masyarakat sekitar,” tegas Dubes.
Program BIPA merupakan program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah lewat, yang secara berkelanjutan mendorong tumbuhnya penutur asing Bahasa Indonesia di kancah global. Progam BIPA turut difasilitasi salah satunya oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) kolaborasi dengan Perwakilan RI di negara akreditasi. “Selain itu, Wisuda BIPA Angkatan I di Universitas Majma'ah menjadi sinyal optimisme inisiasi kerja sama yang lebih maju dalam bidang bahasa dan budaya Indonesia antara Indonesia dan Arab Saudi,” tutup Irfan.
(lsi)