Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 06 Oktober 2026
home wirausaha syariah detail berita

Mesin Pertumbuhan Kian Moncer, Laba BSI Tembus Rp5,3 T

ahmad zuhdi Selasa, 06 Oktober 2026 - 22:08 WIB
Mesin Pertumbuhan Kian Moncer, Laba BSI Tembus Rp5,3 T
LANGIT7.ID, Jakarta; - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus menunjukkan pijakan fundamental yang kian kokoh dalam mengarungi paruh kedua tahun 2026. Memasuki kuartal ketiga, bank syariah terbesar di Indonesia ini berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp5,30 triliun hingga Agustus 2026, atau melonjak 10,07 persen secara tahunan (year on year).

Capaian positif tersebut didorong oleh ekspansi bisnis yang berkualitas, penguatan dana murah, akselerasi penyaluran pembiayaan, serta lonjakan kontribusi dari lini bisnis emas dan pendapatan berbasis komisi (fee based income). Pertumbuhan ini membuktikan bahwa strategi BSI tidak hanya berfokus pada perbesaran aset semata, melainkan juga pada penguatan struktur pendanaan dan peningkatan kualitas mesin bisnis secara menyeluruh.

Selain itu, kecermatan manajemen risiko, pengawasan pembiayaan yang ketat, dan konsistensi penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi penopang utama kestabilan kinerja perseroan di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan.

Dari aspek penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 17,71 persen secara tahunan hingga menyentuh angka Rp389 triliun. Postur pendanaan ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang menembus Rp246 triliun, di mana tabungan menjadi penyumbang terbesar dengan raihan Rp171 triliun.

Penguatan porsi dana murah ini terbukti ampuh memperkokoh struktur pendanaan sekaligus menekan biaya dana (Cost of Fund/CoF) sebesar 37 basis poin dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 2,30 persen. Penurunan biaya dana tersebut memberi keleluasaan bagi BSI untuk menjaga daya saing pembiayaan serta mengamankan tingkat profitabilitas di tengah persaingan ketat industri perbankan.

Pada fungsi intermediasi, pembiayaan BSI tumbuh makin agresif melampaui laju kenaikan DPK. Total penyaluran pembiayaan BSI hingga Agustus 2026 berhasil menembus Rp344 triliun, tumbuh 16,21 persen secara tahunan. Tingginya angka penyaluran ini mencerminkan kelihaian perseroan dalam mengoptimalkan likuiditas demi mendorong ekspansi bisnis secara produktif. Meski terbilang ekspansif, kualitas pembiayaan tetap terjaga pada koridor yang sehat, sebagaimana ditunjukkan oleh rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) kotor yang berada pada level aman 1,8 persen.

Laju pertumbuhan perseroan kian lengkap berkat melesatnya pendapatan berbasis komisi yang melonjak 36,27 persen menjadi Rp5,6 triliun, terutama disokong oleh transaksi treasury dan bisnis emas. Lonjakan ini mengerek rasio pendapatan berbasis komisi BSI menjadi 23,07 persen, yang menegaskan semakin beragamnya pundi-pundi pendapatan perusahaan di luar lini pembiayaan utama.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan kini mulai membuahkan pertumbuhan yang seimbang antara pendanaan, pembiayaan, dan pendapatan non-pembiayaan, sekaligus membuktikan bahwa fundamental perseroan semakin kuat dan teruji.

"Menghadapi sisa kuartal ketiga dan kuartal keempat tahun 2026, BSI berkomitmen untuk terus memupuk sumber dana murah sebagai keunggulan kompetitif utamanya, salah satunya melalui optimalisasi ekosistem haji dan umrah," kata Anggoro.

Di saat yang sama, perseroan bakal memperluas jangkauan pembiayaan ritel dan konsumer berbasis underlying yang tangguh, sembari memperkuat ekosistem syariah, bisnis emas, serta transaksi digital. Anggoro menegaskan bahwa sasaran BSI ke depan tidak sekadar membesar, tetapi memastikan setiap pertumbuhan bermuara pada kualitas dan profitabilitas yang berlanjut.

"Kombinasi pendanaan yang solid, efisiensi biaya dana, pembiayaan yang tumbuh dua digit, dan kontribusi pendapatan non-pembiayaan yang kian tebal optimistis membawa BSI mengakhiri tahun 2026 sesuai dengan target yang telah direncanakan," ujarnya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 06 Oktober 2026
Imsak
04:10
Shubuh
04:20
Dhuhur
11:44
Ashar
14:46
Maghrib
17:50
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan