Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home sports detail berita

Influencer Lari Asal Korsel Meninggal, Usai Ambruk Jelang Garis Finis Saat Lomba Half Maraton

lusi mahgriefie Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:40 WIB
Influencer Lari Asal Korsel Meninggal, Usai Ambruk Jelang Garis Finis Saat Lomba Half Maraton
Atlet sekaligus influencer lari populer asal Korea Selatan, Yoo Ji-won. Foto: ist
LANGIT7.ID-, Korea Selatan - Kabar duka menyelimuti komunitas pelari jarak jauh internasional, menyusul meninggalnya atlet sekaligus influencer lari populer asal Korea Selatan, Yoo Ji-won, saat mengikuti ajang lari setengah maraton (half marathon) Seoul Race pada hari Minggu (11/10).

Pelari berusia 25 tahun yang juga merupakan bintang media sosial itu jatuh pingsan saat berada kurang dari setengah mil (sekira 800 meter) sebelum garis finis. Ia kemudian segera dilarikan ke fasilitas medis setempat, namun nyawanya tidak tertolong.

Seorang petugas perlombaan menemukan Yoo dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah jalan, dekat garis finis ajang lari berjarak 13 mil (sekira 21 kilometer) tersebut, lalu segera menghubungi layanan darurat.

Yoo sempat diberikan tindakan CPR dan dilarikan ke rumah sakit, namun ia tidak pernah sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian.

Baca juga: Iklannya Viral, Sydney Sweeney Dihujani Kecaman dari Atlet Olimpiade karena Dinilai Rendahkan Wanita

Hingga kini pihak berwenang belum menentukan penyebab pasti kematian mendadaknya, dan rincian medis resmi pun sama sekali belum diketahui pada tahap ini.

Sementara itu, panitia penyelenggara Seoul Race mengeluarkan pernyataan resmi pada hari Senin untuk mengonfirmasi tragedi tersebut serta menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga mendiang dan komunitas pelari secara luas.

"Kami mendoakan agar mendiang beristirahat dengan tenang dan menyampaikan simpati sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi duka yang datang secara tiba-tiba ini," ungkap pihak panitia dilansir New YOrk Post, Sabtu (17/10/2026).

"Kami juga ingin menyampaikan belasungkawa kepada para peserta, yang pastinya merasa sangat terpukul saat mendengar kabar tragis mengenai mendiang. Panitia penyelenggara akan menelaah berbagai hal terkait secara saksama dan mengambil langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan."

Sesama pelari sekaligus teman, Bummy, menceritakan momen-momen terakhir yang menegangkan dalam perlombaan tersebut; saat ia menyelesaikan larinya, ia melihat kerumunan orang berkumpul di dekat area garis finis.

Karena mengira telah terjadi cedera ringan di sepanjang lintasan, ia pun menuju podium acara untuk mencari temannya, sebelum akhirnya mendengar kabar yang meresahkan bahwa temannya itu telah dibawa pergi.

"Di dekat garis finis Seoul Race, saya melihat kerumunan orang dan mengira pasti ada seseorang yang terluka," tulisnya.

Yoo dikenal sebagai influencer lari yang kerap membagikan informasi update hingga menginspirasi banyak atlet muda di seluruh Asia.

Baca juga: Dari Kebiasaan Lari Saat Pulang Sekolah ke Lintasan Dunia: Kisah Aji dan Veda di Balik Sorotan Mandalika

Namun di luar lintasan lari, ia juga menjalani karier profesional yang menuntut, yakni sebagai peneliti semikonduktor kecerdasan buatan di Korea Advanced Institute of Science and Technology.

Pada 4 Oktober, Yoo membagikan unggahan terakhirnya di media sosial yang mengungkapkan catatan waktunya dalam sebuah sesi lari sejauh enam mil (sekitar 9,6 kilometer).

Menyusul kabar kematiannya yang mendadak, para pendukung membanjiri unggahan tersebut dengan berbagai ungkapan duka dan penghormatan.

"Semoga kamu bisa berlari sepuas hatimu di langit sana," tulis salah seorang warganet.

"Semoga jiwanya beristirahat dengan tenang. Kuharap kau juga bersinar terang di sana," tulis yang lain.

"Berbahagialah di langit sana… Turut berduka untukmu," tulis yang lainnya lagi.

"Setiap kali melihatnya berlari dalam video, menurutku dia adalah pelari yang luar biasa," tambah yang lain. "Aku akan terus mengingatnya untuk waktu yang lama."

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan