LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden yang dilakukan lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan,
Prabowo Subianto menempati posisi teratas yang kemudian disusul
Anies Baswedan dan
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam elektabilitas calon presiden dari lima nama yang disorot, tercatat Prabowo masih unggul dan
Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan masing-masing perolehan 40,5 persen dan 17,7 persen.
Kemudian urutan tiga ada Agus Harimurti Yudhoyono 14,0 persen, diikuti
Gibran 12,2 persen, dan Pramono 3,9 persen. Sisanya 11,7 persen tidak memilih/memutuskan. Total ada 17 nama yang ada dalam survei ini.
Menurut Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno, survei elektabilitas capres 17 nama didasarkan dari nama-nama ketua umum partai atau tokoh yang berpotensi diusung oleh partai termasuk non parlemen.
"Asumsi ini kita bangun tentu berdasarkan dari putusan Mahkamah Konstitusi beberapa waktu yang lalu bahwa tidak ada yang terkait dengan
presidential threshold," kata Adi, dikutip Senin (19/10/2026).
Selain lima nama tersebut, berikut ini nama lain yang muncul dalam daftar survei beserta catatan hasil survei: Surya paloh 1,1 persen, Zulkifli Hasan 0,8 persen, Bahlil Lahadalia 0,6 persen; Muhammad Mardiono 0,5 persen; Said Iqbal 0,4 persen; Al Muzzammil Yusuf 0,4 persen; Anis Matta 0,3 persen; Angela Tanoesoedibjo 0,2 persen. Sisanya 11,3 persen undecided.
Sementara dalam survei elektabilitas presiden terbuka, Prabowo tetap unggul dengan 31,6 persen. Disusul Dedi Mulyadi 11,4 persen; Anies 10,1 persen; Gibran 6,9 persen; Ganjar Pranowo 4,4 persen; AHY 2,3 persen; Mahfud MD 1,7 persen; Sherly Tjoanda 1,1 persen; Purbaya Yudhi Sadewa 0,8 persen; Basuki Tjahaja Purnama 0,8 persen; Pramono 0,6 persen; Muhaimin Iskandar 0,2 persen; Sugiono 0,2 persen.
Kemudian Rocky Gerung 0,1 persen; Abdul Somad 0,1 persen; Kaesang 0,1 persen; Erick Thohir, Bahlil 0,1 persen; Yusril 0,1 persen; lainnya 1,9 persen; dan tidak tahu 25,5 persen.
Baca juga: Hasil Survei SMRC: Publik Beri Nilai Rata-rata 5,1 untuk Prabowo, Jauh di Bawah Mahfud MDAdapun kerangka sampling dari PSU dalam survei ini adalah data kelurahan dan jumlah pemilih tahun 2024 yang diperoleh dari KPU RI. Sedangkan responden adalah penduduk yang sudah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah yang secara proporsional tersebar di 38 Provinsi, 116 Kabupaten/Kota dan 120 Kecamatan serta 120 Desa/Kelurahan.
Stratifikasi dilakukan pada aspek jenis kelamin dan agama responden. Target responden adalah 1.200 orang. Survei sendiri berlangsung pada periode 26 September-6 Oktober 2026.
Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Pemerintahan PrabowoHasil survei dengan kategori lainnya juga dilakukan Parameter Politik Indonesia (PPI) yaitu mengukur tingkat kepuasan masyarakat secara khusus terhadap kinerja pemerintahan
Prabowo Subianto.
Hasilnya, sebanyak 65,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, dengan rincian 62,3 persen menjawab puas dan 2,9 persen sangat puas.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan responden diminta menilai kinerja pemerintah melalui pertanyaan mengenai tingkat kepuasan, mulai sangat puas, puas, tidak puas, hingga sangat tidak puas.
Temuan ini juga memperlihatkan optimisme masyarakat terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, dengan 67 persen responden menyatakan optimistis pemerintah akan mampu menjalankan kewajibannya dengan baik.
Baca juga: Survei CELIOS: 75% Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, 55% Tak Mau Lagi Pilih PrabowoDalam survei yang sama, PPI turut memetakan program pemerintah yang dinilai paling baik oleh masyarakat. Program bantuan sosial (bansos) menempati urutan pertama, disusul Sekolah Rakyat pada posisi kedua dan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada posisi ketiga. Selanjutnya, program sekolah gratis hingga perguruan tinggi berada di urutan keempat, diikuti program cek kesehatan gratis pada urutan kelima.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa program-program yang berkaitan dengan bantuan sosial, pendidikan, pemenuhan gizi, dan layanan kesehatan menjadi sejumlah program pemerintah yang mendapat penilaian positif dari masyarakat.
Dalam survei tersebut, PPI juga merilis hasil penilaian masyarakat terhadap menteri atau pejabat negara dengan kinerja terbaik.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati urutan pertama, dengan alasan yang dikemukakan responden berkaitan dengan upaya mewujudkan swasembada pangan.
Pada urutan kedua, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dinilai memiliki kinerja baik dengan alasan “sedikit bicara, banyak bekerja”. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati urutan ketiga, dengan alasan yang berkaitan dengan perkembangan positif tim nasional sepak bola Indonesia.
Baca juga: Survei CELIOS Soroti Harga Pangan, Pajak, dan Lapangan Kerja: 82% Masyarakat Keluhkan PajakDalam rilisnya, PPI menyebut survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.
Secara keseluruhan, hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada pada angka 65,4 persen.
Selain itu, optimisme 67 persen responden terhadap kemampuan pemerintah menjalankan kewajibannya menjadi salah satu temuan yang menggambarkan pandangan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
(lsi)